Breaking News:

HUMAN INTEREST

Kisah Yuni Petugas Kebersihan Pasar Tos 3000 Batam, Sebatang Kara Besarkan Anak

Usianya yang tak lagi muda tak menyurutkan niat Yuni petugas kebersihan Pasar Tos 3000 Batam untuk memenuhi kebutuhan hidup. Bagaimana kisahnya?

TribunBatam.id/Noven Simanjuntak
Petugas kebersihan Pasar Tos 3000 Jodoh Batam, Kepri, Yusni, Sabtu (14/8). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Yusni masih saja mengayunkan sapunya di area Pasar Tos 3000 Jodoh, Kota Batam, Provinsi Kepri yang basah akibat gerimis sejak pagi.

Sampah-sampah dari sisa sayur dan buah yang membusuk, serta kertas dan plastik bekas begitu daunan dan ranting-ranting kayu kian melekat di badan jalan dan Yusni tampak mulai kesulitan.

Gerimis pun semakin deras, dengan cekat ditanggalkannya alat penyapu yang ada di tangannya.

Mulai berlari, wanita paruh baya itu pun berteduh di sebuah pos yang tak jauh dari area kerjanya.

Sedang temannya yang lain dan lebih muda dari usianya juga tampak berteduh di teras-teras toko pasar.

Di waktu lengang itu, Yusni yang merupakan petugas kebersihan DLH Batam sejak masa kepemimpinan Ahmad Dahlan mulai berbagi kisahnya.

"Beginilah kerjaan saya. Sudah saya tekuni dari belasan tahun yang lalu.

Usia saya saat ini memang baiknya untuk istirahat.

Tapi namanya juga butuh makan tentunya kita harus usaha," ucap wanita 55 tahun itu, Sabtu, (14/8).

Sambil memperbaiki letak duduknya, Yusni mengatakan bila masih ada satu dari sekian anaknya yang masih harus ditanggung untuk kebutuhan biaya sekolah.

"Anak saya empat mas, sisa satu orang yang kini harus ditanggung biaya sekolahnya.

Sedang tiga yang lain sudah ada yang menikah dan bekerja," terangnya.

Kini Yusni pun merangkap sebagai ibu sekaligus ayah bagi anak-anaknya sepeninggal suaminya beberapa tahun yang lalu.

"Suami sudah meninggal empat tahun yang lalu dan kini saya sudah janda.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved