Profil Muhyiddin Yassin, PM Malaysia yang Mundur Setelah Jabat 17 Bulan, Keturunan Jawa-Bugis
Keputusan Perdana Menteri Malaysia (PM Malaysia) Muhyiddin Yassin mundur dari jabatannya resmi diumumkan pada Senin (16/8/2021).
UMNO adalah partai politik terbesar di Malaysia dan pendiri dari koalisi Barisan Nasional.
Muhyiddin dipilih menjadi Ketua Pemuda UMNO Bagian Pagoh pada 1976.
Dari situ karier politiknya terus berkembang saat ia dilantik menjadi Ketua Pemuda UMNO Malaysia pada 1982.
Pada 1985, Muhyiddin dipilih menjadi Anggota Majelis Tertinggi UMNO.
Muhyiddin juga pernah menjadi Wakil Perdana Menteri Malaysia di era pemerintahan PM Najib Tun Razak.
Muhyiddin menjabat sebagai Wakil PM mulai 2009 hingga 2015.
Muhyiddin juga mendirikan Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) bersama Mahathir Mohamad.
Ia keluar dari UMNO setelah berselisih dengan mantan PM Najib Razak karena skandal keuangan 1MDB alias Skandal 1Malaysia Development Berhad.
Sebelumnya, Mahathir juga mencalonkan Muhyiddin Yassin sebagai suksesornya.
Dilantik jadi Perdana Menteri
Muhyiddin Yassin ditunjuk sebagai perdana menteri oleh Raja Malaysia pada Sabtu, 29 Februari 2020.
Saat itu, Muhyiddin menggantikan Mahathir Mohamad yang mundur sebagai perdana menteri.
Mengutip dari Straitstimes.com, Raja Malaysia menunjuk Muhyiddin Yassin sebagai PM baru setelah melakukan pertemuan para pemimpin partai politik, Sabtu pagi.
Pengumuman tersebut dirilis saat perdana menteri sementara, Mahathir Mohamad mengumpulkan cukup banyak dukungan untuk mengembalikan kubu Pakatan Harapan (PH) ke tampuk kekuasaan.
Sehari kemudian, Muhyiddin dilantik sebagai perdana menteri ke-8 Malaysia di Istana pada Minggu, 1 Maret 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/muhyiddin-yassinnn.jpg)