Jumat, 17 April 2026

BERITA MALAYSIA

Siapa Perdana Menteri Malaysia Pengganti Muhyiddin Yassin? Dukungan ke Anwar Ibrahim Menguat

Nama calon Perdana Menteri Malaysia pengganti Muhyiddin Yassin bermunculan seperti Anwar Ibrahim hingga Ismail Sabri Yaakob.

Arif KARTONO / AFP
Pemimpin oposisi Anwar Ibrahim (tengah) memberi isyarat di luar Istana Nasional setelah bertemu dengan Raja Malaysia Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah di Kuala Lumpur pada 17 Agustus 2021. 

MALAYSIA, TRIBUNBATAM.id - Krisis politik di Malaysia meruncing setelah Tan Sri Muhyiddin Yassin mengundurkan diri dari Perdana Menteri, Senin (16/8/2021).

Nama-nama calon Perdana Menteri Malaysia pengganti Tan Sri Muhyiddin Yassin pun mulai mencuat.

Nama pertama yang muncul adalah Wakil Perdana Menteri Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob.

Sementara nama Datuk Seri Anwar Ibrahim juga melambung ke permukaan.

Kecil kemungkinan Malaysia akan menggelar pemilu dalam waktu dekat karena masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Perdana Menteri baru berpeluang ditunjuk oleh Raja Malaysia.

Raja Malaysia secara konstitusional dapat menunjuk perdana menteri, dan dia berhak menilai siapa yang mendapat dukungan cukup dari anggota parlemen.

Raja Malaysia, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah, mengundang pemimpin sejumlah partai politik ke istana guna membicarakan kandidat perdana menteri untuk menggantikan Muhyiddin Yassin yang mengundurkan diri.

AFP melaporkan bahwa ketua oposisi, Anwar Ibrahim, dan sejumlah ketua partai politik lain terlihat tiba di Istana Kenegaraan Kuala Lumpur pada pagi ini, Selasa (17/8).

Dalam pertemuan itu, raja diperkirakan membahas sejumlah opsi kader partai yang dapat menjadi pengganti Muhyiddin yang mengundurkan diri pada Senin (16/8).

Partai Aksi Demokrati (DAP) telah mengusulkan Datuk Seri Anwar Ibrahim sebagai kandidat mereka untuk posisi tersebut.

Baca juga: Biodata Muhyiddin Yassin, PM Malaysia Mundur usai 17 Bulan Menjabat, Berdarah Jawa-Bugis

Anwar Ibrahim saat ini menjadi presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) dan pemimpin koalisi Pakatan Harapan (PH).

DAP menulis di situs mereka bahwa Malaysia membutuhkan Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri baru untuk menangani Covid-19.

Mereka tidak mendukung Datuk Seri Ismail Sabri Yakoob menjadi Perdana Menteri karena menganggap Ismail bagian dari pemerintahan Muhyidin yang gagal mengatasi Covid-19.

Pada 15 Agustus, Ismail Sabri dilaporkan menghubungi ketua Pejuang Tun Dr Mahathir Mohamad untuk meminta dukungannya untuk menjadi perdana menteri berikutnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved