BERITA CHINA

Mengapa China Begitu Perkasa, Berapa Jumlah BUMN di Sana?

BUMN China berada di bawah State-owned Assets Supervision and Administration Commission of the State Council (SASAC) semacam Kementerian BUMN di RI

kompas.com
Ilustrasi dua kekuatan dunia, China dan Amerika Serikat. Mengapa China Begitu Perkasa, Berapa Jumlah BUMN di Sana? 

TRIBUNBATAM.id - China menjelma menjadi salah satu kekuatan terbesar di dunia, dari sisi ekonomi dan militer.

Ia menduduki peringkat kedua di bawah Amerika Serikat (AS), sebagai negara terkuat sejagat di berbagai survei.

Kekuatan Beijing yang dimpimpin Xi Jinping mengagetkan AS dan banyak negara Barat lima tahun terakhir.

Beijing yang dipandang sebagai kekuatan ekonomi terbesar kedua dunia sekaligus pemilik badan usaha milik negara (BUMN) terbanya.

Ditopang dukungan pemerintah, plus kekuatan modal dari perbankan, operasional bisnis para BUMN China juga menjangkau hampir seluruh negara.

Lantas berapa sebenarnya jumlah BUMN di China dan mengapa mereka begitu perkasa?

Baca juga: Xi Jinping Murka, Pecat 30 Pejabat China Tak Becus Tangani Corona

BUMN China berada di bawah State-owned Assets Supervision and Administration Commission of the State Council (SASAC), semacam Kementerian BUMN di Indonesia.

Berbeda dengan Kementerian BUMN di Indonesia, di mana perusahaan negara bertanggung jawab dan diawasi oleh Menteri BUMN sebagai wakil pemegang saham di bawah Presiden RI, SASAC berada di bawah Dewan Negara.

Dewan Negara merupakan bagian dari Partai Komunis China (PKC).

Dikutip dari laman resmi SASAC, Rabu (14/7/2021), saat ini ada setidaknya 96 BUMN yang berada di bawah pengawasannya.

Presiden China Xi Jinping saat pidato peringatan 100 tahun Partai Komunis China ( Chinese Communist Party / CCP), Kamis (1/7/2021).
Presiden China Xi Jinping saat pidato peringatan 100 tahun Partai Komunis China ( Chinese Communist Party / CCP), Kamis (1/7/2021). (xinhuanet.com)

Jumlah ini sudah menurun dibandingkan pada tahun 2018, yakni sebanyak 150 BUMN.

Pengurangan ini dilakukan PKC untuk efisiensi dan sinergi.

Namun yang perlu diketahui, 96 perusahaan BUMN yang diawasi SASAC merupakan perusahaan yang berada di bawah pengawasan langsung para pemimpin PKC.

Di China, 96 BUMN tersebut dikenal sebagai BUMN pusat.

Namun jika menghitung jumlah seluruh anak perusahaan, cucu perusahaan, dan perusahaan afiliasinya di seluruh dunia, jumlahnya mencapai sekitar 150.000 perusahaan yang tersebar di berbagai negara.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved