HUMAN INTEREST
Sosok Putri Nur Azhima, Pembawa Baki Bendera pada Upacara HUT ke-76 RI Tingkat Kepri
Menjadi pembawa baki bendera sudah menjadi impian Putri Nur Azhima, pelajar SMAN 2 Karimun sejak kecil. Tak disangka cita-citanya itu kesampaian
Di balik itu semua, ada derai air mata yang ia keluarkan demi sebuah pengorbanan menjadi anggota Paskibraka tingkat Provinsi.
Pasalnya saat menjalani pendidikan di Provinsi, ia kehilangan sosok ayah kandungnya.
Saat itu Putri terpukul. Ia pun bimbang, antara ingin mewujudkan sebuah mimpi dan ingin pulang ke Karimun.
Itu demi melihat terakhir kali sang ayah yang telah merawatnya dari kecil hingga menjadi gadis yang kini telah tumbuh remaja di usia 16 tahun.
"Sejujurnya sedih dan masih tak percaya papa meninggalkan Putri saat Putri berjuang.
Tapi Putri juga bersyukur masih dikelilingi oleh orang-orang yang luar biasa menguatkan Putri," ucapnya dengan mata yang berkaca-kaca.
Ia sangat terpukul. Namun ia justru ingat akan pesan-pesan sang ayah dalam menjalankan tanggung jawab yang telah diberikan dengan baik.
"Tetap semangat jalankan tanggung jawab untuk menjadi kebanggaan orangtua," ucap Putri saat menirukan kalimat sang ayah sebelum meninggal.
Di akhir, meskipun sebuah cita-cita menjadi pembawa baki terwujud, ke depan Putri ingin melanjutkan sekolah di Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN).
(Tribunbatam.id/Yenihartati)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Human Interest Story
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1908putri-nur-azhima-pembawa-baki-bendera.jpg)