Breaking News:

Karimun Masih Zona Oranye Covid, Belajar Tatap Muka di Sekolah Belum Diterapkan

Kadisdik Karimun Fajar Horison Abidin menyebut saat ini sekolah di Karimun belum menerapkan belajar tatap muka alias masih belajar daring

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Yeni Hartati
Karimun Masih Zona Oranye Covid, Belajar Tatap Muka di Sekolah Belum Diterapkan. Foto Bupati Karimun Aunur Rafiq saat meninjau belajar tatap muka di sekolah beberapa waktu lalu. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Karimun kini telah mencapai 4.886 kasus terkonfirmasi positif, dan kini Karimun berstatus zona oranye.

Karena itu pula, pembelajaran siswa di Karimun masih dilakukan secara daring atau dalam jaringan.

Kepala Dinas Pendidikan Karimun, Fajar Horison Abidin menjelaskan, saat ini sekolah di Karimun belum melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Baca juga: Respons Orang Tua dan Siswa Soal Belajar Tatap Muka di Natuna, sudah Seminggu Digelar

Baca juga: Disdik Bintan Bakal Buka Belajar Tatap Muka pada Rabu 25 Agustus 2021

"Saat ini tidak ada yang melaksanakan tatap muka. Sesuai arahan bapak Bupati mengambil kebijakan untuk belajar di rumah semua kecamatan melalui daring," ucap Fajar, Jumat (20/8/2021).

Diketahui sebelumnya, ada lima kecamatan yang diizinkan sekolah tatap muka di antaranya, Kecamatan Buru, Belat, Ungar, Durai, dan Niur Permai.

Ia menambahkan, pembelajaran daring tentu terdapat kendala dalam pelaksanaan, baik setiap tenaga pendidik atau guru hingga siswa.

"Mulai dari jaringan, gadget, hingga kouta internet. Namun pihak sekolah juga sudah berusaha semaksimal mungkin membuat inovasi pembelajaran salah satunya dengan memberikan video pembelajaran," jelasnya.

Ia melanjutkan, pembelajaran secara daring masih tetap dilaksanakan hingga kasus penyebaran Covid-19 berangsur normal hingga kembali ke zona hijau.

Meski begitu penyebaran kasus Covid-19 di Karimun belum terdapat klaster dari sekolah atau tenaga pendidik.

Langkah yang diambil saat ini merupakan suatu pencegahan dalam memutus rantai penyebaran klaster baru tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved