CORONA KEPRI

Kasus Baru Covid-19 di Bintan Turun Drastis, Minggu 22 Agustus 2021 Tambah Tiga Orang

Kasus baru covid-19 di Bintan menurun drastis per tanggal 22 Agustus 2021. Dari biasanya belasan hingga 50 kasus per hari, kini tambah 3 kasus saja

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
Kompas.com
Kasus Baru Covid-19 di Bintan Turun Drastis, Minggu 22 Agustus 2021 Tambah Tiga Orang. Foto: Ilustrasi covid-19 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Pasien Covid-19 di Bintan menurun drastis dari biasanya per tanggal 22 Agustus 2021.

Sebelumnya penambahan kasus covid-19 di Bintan berjumlah belasan hingga di atas 50 kasus per hari.

Namun kini pasien covid-19 turun di angka 3 kasus berdasarkan data tim gugus tugas Dinas Kesehatan Bintan.

Tiga pasien Covid-19 itu tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tambelan, Teluk Bintan dan Bintan Utara.

Dari 3 pasien ada satu pasien berinisial MBM seorang anak-anak laki-laki berusia 7 tahun warga Bintan Utara.

Sementara dua orang lagi, seorang perempuan berinisial KE usia 30 tahun warga Tambelan, dan seorang laki-laki berusia 42 tahun berinisial HYRA warga Teluk Bintan.

Baca juga: Semua Hal Terbaru Tentang Covid-19, Cara Masuk Virus Corona ke Sel hingga Keefektifan Vaksin

Baca juga: Rahma dan Danlantamal lV Tanjungpinang Tinjau Serbuan Vaksin Maritim bagi Pelajar

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama Af Isnaeni membenarkan bahwa kasus Covid-19 mengalami penurunan drastis di Bintan di tanggal 22 Agustus 2021 kemarin.

"Ketiganya suspek dan kontak erat dengan pasien Covid-19. Kini ketiganya sudah menjalani isolasi mandiri," terangnya.

Gama mengatakan, kasus covid-19 di Bintan masih tetap ada. Namun memang mengalami penurunan dari biasanya di atas 50-80 kasus.

Hal itu dilihat dari angka Covid-19 di Bintan pada dua pekan lalu atau bulan lalu yang masih terbilang sangat tinggi, namun tren tersebut sudah mulai turun saat ini.

Walaupun demikian, tetap harus waspada dan masyarakat harus selalu disiplin menerapkan Protokol Kesehatan.

"Salah satunya menggunakan masker, tidak berkerumun dan rajin mencuci tangan seusai beraktivitas di luar rumah," terangnya.

Gama juga menjelaskan, saat ini masyarakat memiliki sedikit retitensi dimana saat ada warga sekitar yang terkonfirmasi mereka enggan untuk di rapid tes.

"Hal itu yang sangat diwaspadai. Soalnya saat ini penurunan belum bisa terlalu disebut sebuah penurunan, namun kita akan tetap evaluasi kedepannya,"ungkapnya.

Gama menambahkan, untuk banyak angka Covid-19 yang ada sebelumnya bukan hanya dari klaster perkumpulan atau klaster kelurga melainkan dari semua klaster.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved