Sabtu, 30 Mei 2026

LINGGA TERKINI

Upaya Pemkab Lingga Dongkrak Layanan Kesehatan Dua Puskesmas

Pemkab Lingga berupaya mendongkrak layanan kesehatan, khususnya di Puskesmas Resang dan Puskesmas Lanjut.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Penyerahan dua unit mobil ambulans untuk Puskesmas Lanjut dan Puskesmas Resang oleh Bupati Lingga, Muhammad Nizar, Jumat (27/8). 

Dinas nanti mengusulkan ke BKPSDM, dari sana baru ke saya," jelas mantan Ketua DPRD Lingga ini.

Baca juga: CPNS Kepri, Pemkab Lingga dan Ribuan Pelamar Lulus Administrasi Tunggu Jadwal SKD

Baca juga: Jubir Satgas Covid-19 Kepri: Vaksin Moderna untuk Booster Tenaga Kesehatan

Nizar berharap, setelah digunakan maka paling penting adalah perawatan pada mobil ambulance itu sendiri.

Karena dari anggaran APBD, maka perawatan ambulans wajib dilakukan, yang secara tidak langsung merupakan hasil dari uang masyarakat.

"Ambulans ini juga harus disiapkan sopir.

Itu juga harus didudukan dari biayanya, dari mana yang harus disiapkan, koordinasi betul-betul.

Kalau kotor nanti segera dicuci. Begitupun untuk perawatan harus dikoordinasikan.

Apakah tanggung dinas atau ke pihak camat sendiri," pesannya.

Dia juga berharap, upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan di segala sektor.

Terutama kesehatan ini mendapat perhatian, dari provinsi, pusat maupun pihak swasta.

"Saya yakin dan percaya, mudah-mudahan upaya kita ini mendapat perhatian, baik itu dari provinsi sendiri, pusat dan swasta.

Asal kita meminta terus berusaha membuka laluan," harapnya.

Baca juga: Besok Pemkab Lingga Terapkan PPKM Level 3, Nizar: Kita Sudah Banyak Kehilangan

Baca juga: Bupati Lingga Temui Kepala Dinkes, Singgung Alat Tes PCR hingga Penanganan Covid

Selain itu, kehadirannya di Puskesmas Lanjut juga menyinggung soal pelayanan tenaga kesehatan terhadap pasien, terutama pada tenaga kesehatan yang bertugas di ruang IGD.

Orang nomor satu di Lingga ini berpesan kapada tenaga kesehatan, untuk dapat bersikap sesuai SOP dalam melayani.

"Yang namanya pelayanan memang tidak ada standar kepuasannya.

Itu risiko kota sebagai pelayan. Hanya saja kita harus tetap sesuai dengan SOP," tutur Nizar.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved