Kebanyakan Pasien Covid-19 yang Meninggal di Batam Orang yang Belum di Vaksin
Pakar Epidemiologi, Asep Zaenal Mustofa, menjelaskan, sebelum target vaksinasi divaksin seluruhnya, maka kemungkinan peningkatan kasus Covid-19 masih
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sejauh ini pelaksanaan vaksin di Kota Batam terus di genjot oleh pemerintah dan tim gugus tugas.
Namun masih ada orang yang belum di Vaksin dan tertular Virus Corona.
Kebanyakan orang yang meninggal dalam kasus Corona adalah mereka yang belum di Vaksin.
Pelaksanaan vaksinasi terus digesa agar masyarakat Kota Batam lebih cepat mencapai herd immunity setelah seluruh target sasaran menerima vaksin.
Pakar Epidemiologi, Asep Zaenal Mustofa, menjelaskan, sebelum target vaksinasi divaksin seluruhnya, maka kemungkinan peningkatan kasus Covid-19 masih tetap ada.
Selain itu, upaya vaksinasi juga harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
"Kalau dibandingkan berdasarkan data, pasien yang terpapar Covid-19 itu lebih banyak yang belum divaksin dan tingkat kematiannya juga lebih tinggi," jelas Asep.
Dari data yang dihimpun Satgas Covid-19 Kota Batam sejak tanggal 14 Agustus hingga 29 Agustus 2021, jumlah pasien Covid-19 yang dikategorikan belum menerima vaksin sebanyak 41,008 persen dari total 595 pasien.
Sisanya, pasien yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 34,454 persen, dan yang telah divaksin dosis pertama dan kedua hanya berkisar 24,538 persen.
Sementara itu, untuk kasus meninggal dunia, dari 31 orang tercatat meninggal akibat Covid-19, sebanyak 25 orang di antaranya belum menerima vaksin, atau sekitar 80,645 persen.
Sedangkan 3 pasien meninggal telah divaksin hanya dosis pertama, dan 3 lainnya telah divaksin dosis pertama dan kedua.
"Sekarang sudah mencapai lebih dari 70 persen, alhamdulillah. Harapannya semakin banyak orang mau divaksin, agar tercapai herd immunity," tambah Asep.
Adapun dari total sasaran 907.317 orang, warga Batam yang telah divaksin hingga tanggal 29 Agustus 2021, sudah mencapai 72,80 persen untuk dosis pertama dan 25,55 persen untuk dosis kedua.
Jika dilihat dari kategori usianya, warga penerima vaksin berusia di atas 18 tahun yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 74,46 persen dari total 789.451 orang. Sedangkan dosis kedua baru mencapai 27,59 persen.
Sementara itu, anak-anak atau pelajar berusia 12-17 tahun yang sudah divaksin dosis pertama mencapai 61,72 persen dari total sasaran 117.866 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2808vaksinasi-pelajar.jpg)