Selasa, 14 April 2026

Kesabaran Tenaga Medis Diuji Saat Vaksin Anak Berkebutuhan Khusus yang Digelar Binda Kepri

Kegiatan tersebut berpusat di sekolah terpadu Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) "Putrakami" di Kompleks Anggrek Mas 1, Taman Baloi, Batam Kota, Batam, Se

Editor: Eko Setiawan
ISTIMEWA
Seoranga naka berkebutuhan khusus saat ikut dalam Vaksinasi yang di gelar oleh Binda Kepri 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Berbeda dengan vaksinasi sebelumnya, kini Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kepri menggelar vaksinasi kepada pelajar anak berkebutuhan khusus (ABK).

Kegiatan tersebut berpusat di sekolah terpadu Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) "Putrakami" di Kompleks Anggrek Mas 1, Taman Baloi, Batam Kota, Batam, Selasa (31/8/2021).

Untuk melakukan Vaksinasi kepada anak berkebutuhan Khusus ini, para tenaga medis harus ekstra sabar.

Karena mereka kebanyakan tidak mau disuntik Vaksin.

Untuk menangani satu anak, minimal petugas medis yang berjaga harus berjumlah tiga orang.

Beberapa anak berkebutuhan khusus ada yang menolak untuk disuntik dan memilih kabur ketika petugas vaksinator mendudukkannya di kursi vaksinasi.
Beberapa anak berkebutuhan khusus ada yang menolak untuk disuntik dan memilih kabur ketika petugas vaksinator mendudukkannya di kursi vaksinasi. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Mereka terlihat merayu dan membuat anak-anak tersebut tidak takut dengan jarum suntik.

Biasanya hanya butuh beberapa menit untuk menyuntik orang yang akan di vaksin.

Namun untuk satu anak kali ini, mereka harus kerja keras dan menyiapkan waktu yang cukup Panjang.

"Ayok ganteng, gak sakit kok disuntiknya," sebut seorang tenaga medis mencoba memberikan pengarahan kepada pelajar yang hendak di Vaksin.

Namun seorang pelajar itu mencoba memberontak dengan berteriak dan mengatakan tidak mau di vaksin.

Tidak sampai disana, para petugas medis kembali mencoba bermain dengan anak tersebut.

Mereka mengikuti cara sang anak agar mau di Vaksin.

Bahkan mengalihkan pandangan sang anak ke camera agar anak tersebut tidak takut saat disuntuik Vaksin.

"Ayo lihat ke camera, foto dulu lihat kesiniya," sebut seorang perawat mengalihkan pandangan sang anak saat disuntik.

Satu anak dipegang oleh tiga orang tim medis. Bahkan ada yang dibantu oleh orangtua pelajar agar anaknya tenang saat diberikan suntikan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved