Breaking News:

BATAM TERKINI

TNI Tangkap Kapal MT Zodiac Star Bawa 4.600 Ton Minyak Hitam Tanpa Dokumen di Batam

TNI AL menangkap kapal tanker MT Zodiac Star berbendera Panama membawa minyak hitam saat berlayar di perairan Pulau Tolop Batam.

TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
TNI AL memeriksa muatan minyak hitam di kapal tanker MT Zodiac Star berbendera Panama di perairan Tolop, Batam, Rabu (1/9/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kapal Tanker MT Zodiac Star berurusan dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut ( TNI AL).

Kapal dengan bobot 3.224 GT berbendera Panama yang berlayar di sekitar perairan Pulau Tolop, Kota Batam, Provinsi Kepri ini ditangkap karena membawa minyak hitam tanpa dilengkapi dokumen yang sah.

Dari pemeriksaan awal, diduga kuat jika minyak hitam sekitar 4.600 ton itu merupakan limbah.

" TNI AL sebagai kekuatan keamanan menjaga perairan Indonesia, kami menangkap Kapal Motor Tanker MT Zodiac Star membawa minyak saat melaksanakan patroli di sekitar Pulau Tolop," kata Panglima Koarmada I ( Pangkoarmada I) Laksda TNI Arsyad Abdullah saat melakukan konferensi pers di atas Kapal Zodiak Star di Perairan Batam, Rabu, (1/9/2021).

Ia menceritakan jika kapal tanker itu tidak dilengkapi surat Persetujuan (Port Clearence) mengangkut barang berbahaya dan barang khusus tanpa menyampaikan pemberitahuan.

Petugas di kapal hanya bisa menunjukkan beberapa dokumen yang sudah kedaluwarsa.

Ia membeberkan jika Kapal MT Zodiac Star diawaki 19 orang termasuk nakhoda, 18 orang di antaranya berkewarganegaraan Indonesia dan satu lainnya warga negara Malaysia.

"Saat ini telah dilaksanakan proses pemeriksaan terhadap nakhoda, para saksi, dan ahli guna kelengkapan berita acara pemeriksaan sebelum diserahkan kepada pihak kejaksaan," kata Laksda TNI Arsyad Abdullah.

Nahkoda MT Zodiac Star disangkakan berlayar tanpa dilengkapi SPB melanggar Pasal 323 ayat (1) jo Pasal 219 ayat (1) Undang-Undang No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran yang diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp600 juta.

Selanjutnya, untuk mengangkut barang berbahaya dan barang khusus yang tidak menyampaikan pemberitahuan diduga melanggar Pasal 295 jo Pasal 47 Undang-Undang No.17 Tahun 2008 tentang Pelayaran sebagaimana diubah dengan UU No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang dapat dikenakan sanksi administrasi

Selain itu, Kapal MT Zodiac Star dinyatakan tidak laik layar dengan 3 dokumen, yakni exempetion certificate, international oil pollution prevention certificate dan interim exemption certificates yang sudah kedaluwarsa.

Hal ini melanggar Pasal 302 (1) jo Pasal 117 ayat (2) Undang-Undang Pelayaran yang dituntut dengan pidana penjara paling lama 3 tahun atau denda paling banyak Rp400 juta.

Baca juga: 12  ABK Kapal Tanker Asal India Diamankan Ditpolair Polda Kepri, Ini Kesalahan Mereka

Baca juga: 2 Kapal Tanker dari India Ditolak Masuk Singapura Lalu Putar Haluan ke Batam

Panglima Koarmada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Arsyad Abdullah saat memberikan keterangan kepada awak media di atas MT Zodiac Star, Rabu (1/9/2021).
Panglima Koarmada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Arsyad Abdullah saat memberikan keterangan kepada awak media di atas MT Zodiac Star, Rabu (1/9/2021). (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

Arsyad mengaku pihaknya selalu hadir dengan melaksanakan patroli di wilayah Perairan Yurisdiksi Nasional guna menjaga kedaulatan dan penegakan hukum.

"Penangkapan MT Zodiac Star berbendera Panama ini merupakan salah satu wujud nyata pelaksanaan tugas jajaran Koarmada I dan komitmen dari pimpinan TNI AL," ujarnya lagi.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono tegas menyatakan TNI AL tidak akan ragu untuk melaksanakan penindakan atas segala bentuk pelanggaran hukum yang terjadi di perairan Yurisdiksi Nasional Indonesia.

Dengan adanya pelanggaran tersebut, MT Zodiac Star ditarik ke Pangkalan TNI AL (Lanal) Batam guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved