BATAM TERKINI

12  ABK Kapal Tanker Asal India Diamankan Ditpolair Polda Kepri, Ini Kesalahan Mereka

Sebanyak 12 orang Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan India diamankan Ditpolair Polda Kepri di perairan Batu Ampar, Batam, Minggu (1/8/2021) sore

Penulis: Beres Lumbantobing |
TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Anak Buah Kapal (ABK) Tanker berkewarganegaraan India digiring ke Dermaga Mako Ditpolair Polda Kepri Sekupang. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 12 orang Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan India diamankan Ditpolair Polda Kepri di perairan Batu Ampar, Batam, Minggu (1/8/2021) sore.

Dirpolair Polda Kepri melalui Kasubdit Gakkum, AKBP Nurochman Nulhakim membenarkan adanya peristiwa itu. 

"Bukan penangkapan hanya mengamankan saja. Ada pertukaran ABK kapal tanker masuk ke perairan Batam," ujarnya melalui sambungan seluler, Senin (02/08/2021).

Diamankannya 12 ABK itu, kata Kasubdit, bermula saat adanya aktivitas kapal tanker berbendera Singapura memasuki perairan Batam.

Namun tak lama pemancar sinyal AIS kapal mati dan tidak terdeteksi sehingga dilakukan pengejaran oleh tim patroli Ditpolair.

Saat tiba di TKP, tim patroli menemukan ada pertukaran ABK kapal yang turun untuk dibawa ke Batam.

Nulhakim menyebutkan pertukaran ABK itu dilakukan manajemen kapal secara tidak resmi. 

"Kita periksa, tak ada izin resmi pertukaran ABK dari kesyahbandaran dan KKP, juga Imigrasi," kata Kasubdit.

Baca juga: Ingin Vaksin Tanpa Berkerumun? Cukup Datang ke Maposek di Batam dengan Membawa KTP

ABK kapal tanker asal Singapura itu pun akhirnya dibawa ke dermaga Mako Ditpolair Polda Kepri yang berada di Sekupang.

"Setelah kita kordinasi dengan KKP, Imigrasi dan tim satgas, 12 ABK ini wajib menjali isolasi di beberapa hotel dengan pengawasan yang ketat oleh tim satgas," ungkap Nulhakim. 

Ia menyebutkan hasil pemeriksaan Swab PCR 12 ABK asal negara India ini negatif covid-19.

Sebelumnya Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam mengeluarkan surat larangan pertukaran ABK di perairan Batam dan masuk ke Batam

Langkah tegas itu diambil KSOP untuk mencegah masuknya virus varian baru ke Kota Batam.

Surat edaran itu diterbitkan kepala KSOP khusus Batam, Capt Mugen Sartoto. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved