Rabu, 27 Mei 2026

Cuaca Ekstrem Hantam Permukiman di Banyuasin, 'Rumahku Hancur'

Warga Desa Mukti Jaya Kecamatan Muara Telang korban cuaca ekstrem berurai air mata menceritakan apa yang dialaminya ke Bupati Banyuasin.

Tayang:
TribunBatam.id/Istimewa
Warga Desa Mukti Jaya, Kecamatan Muara Telang korban cuaca ekstrem sambil berurai air mata menceritakan apa yang dialaminya ke Bupati Banyuasin, H Askolani, Kamis (2/9/2021). 

"Suami baru pulang dari memperbaiki motor di bengkel.

Aku hanya ngomong sama suami, rumah hancur," ujarnya sambil terus meneteskan air mata.

Sedangkan suami Susi, Sadiman ia mendapat kabar bila rumahnya roboh di sapu angin ribut.

Karena cemas dengan keselamatan anak dan istrinya, ia memutuskan untuk pulang ke rumah.

"Saat sampai, rumah sudah rata dengan tanah. Aku sibuk mencari anak istri, tahunya berada di dekat rumah tetangga.

Bukan rumah yang aku pikirkan saat itu, yang aku takutkan kalau anak istri tertimpa rumah," katanya.

Warga Berhamburan Keluar Rumah

Angin ribut yang terjadi di Desa Mukti Jaya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin, Rabu (1/9/2021) sekitar pukul 14.00 WIB membuat warga sekitar panik.

Menurut Sekretaris Desa Mukti Jaya I Made Nurjane ketika dikonfirmasi, saat angin ribut bertiup warga desa keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Terlebih, saat itu kondisi juga sedang hujan lebat.

"Warga melihat angin sangat kencang sekali dan berputar-putar. Banyak warga langsung keluar dari rumah masing-masing untuk menyelamatkan diri.

Baca juga: TEROR Ular Kobra di Banyuasin Resahkan Warga, Masuk Rumah Patuk Orang hingga Tewas

Baca juga: Detik-detik Wanita Banyuasin Diculik di Dalam Mobil, Sempat Kirim Pesan soal Ketakutan

Pohon Tumbang di Yos Sudarso Dampak Cuaca Ekstrem, Foto petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan sedang membersihkan ruas jalan Yos Sudarso, Kota Batam, Provinsi Kepri, Selasa, (12/1/2021).
Pohon Tumbang di Yos Sudarso Dampak Cuaca Ekstrem, Foto petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan sedang membersihkan ruas jalan Yos Sudarso, Kota Batam, Provinsi Kepri, Selasa, (12/1/2021). (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

Karena takut, kalau angin itu menyapu rumah mereka," ujarnya, Rabu (1/9/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Benar saja, angin ribut yang bertiup kencang dan berputar-putar menyapu sejumlah rumah warga yang dilewatinya.

Beruntung, warga sudah keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Sehingga, ketika angin ribut menyapu rumah sudah kosong.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved