Breaking News:

CORONA KEPRI

Tarif Tes Antigen Turun Jadi Rp 109 Ribu di Luar Jawa-Bali, Ini Kata Bupati Natuna

Bupati Natuna Wan Siswandi menegaskan, bahwa Pemkab Natuna akan menyesuaikan tarif swab antigen terbaru sesuai aturan dari Kemenkes

Penulis: Kontributor Natuna | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Wina
Tarif Tes Antigen Turun Jadi Rp 109 Ribu di Luar Jawa-Bali, Ini Kata Bupati Natuna. Foto Bupati Natuna Wan Siswandi 

Laporan Kontributor Tribun Batam di Natuna, Wina

NATUNA, TRIBUNBATAM.id
- Kementerian Kesehatan RI menurunkan tarif swab antigen.

Berdasarkan edaran dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, untuk Pulau Jawa dan Bali, harga tes antigen tertinggi menjadi Rp 99 ribu.

Sedangkan untuk luar Jawa-Bali Rp 109 ribu. Ketentuan ini tertuang dalam Surat Edaran No HK.02.02/I/4611/2021.

Sementara itu, penurunan tarif swab antigen ini tak terlalu berpengaruh di Natuna.

Pasalnya Pemkab Natuna melalui Puskesmas, sejauh ini masih memberikan layanan gratis rapid test antigen atau swab antigen kepada masyarakat.

Selain itu, hingga kini tidak ada Puskesmas di Pulau Bunguran Besar yang dibenarkan mengeluarkan hasil rapid test antigen untuk perjalanan keluar daerah.

Meski begitu, Bupati Natuna Wan Siswandi menegaskan, bahwa Pemkab akan menyesuaikan tarif swab antigen terbaru sesuai aturan dari Kemenkes. Namun saat ini pihaknya masih menunggu surat edaran resmi terkait hal itu.

"Intinya kita akan sesuaikan lagi kalau surat dari Kemenkes sudah kita terima," ujar Wan Siswandi di Ranai, Kamis (2/9/2021).

Di tempat yang sama, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Natuna, Hikmat Aliansyah menyampaikan, saat ini hanya RSUD Natuna yang ditunjuk pemerintah daerah untuk mengeluarkan surat keterangan rapid test antigen dan PCR.

Baca juga: KABAR GEMBIRA! Tarif Tes Antigen di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang Turun, Cuma Rp 85.000

Baca juga: GRATIS! Tes Antigen Untuk Calon ASN yang Melamar ke Pemko Batam

"Sampai saat ini pelayanan swab antigen di puskesmas masih gratis dan belum ada perubahan Perbupnya. Sementara 4 Puskesmas di Pulau Bunguran tidak boleh melakukan rapid test antigen untuk pelaku perjalanan keluar daerah. Hanya RSUD," ujar Hikmat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved