Breaking News:

CORONA KEPRI

Buntut Warga di Karimun Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Bupati Turun Tangan

Bupati Karimun Aunur Rafiq melakukan takziah ke rumah TM, pasca kasus pengambilan paksa jenazah pasien covid. Pihak keluarga ditracing

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Warga di Karimun ambil paksa jenazah pasien covid-19 dari Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT), Kamis (2/9/2021) 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Puluhan warga di Karimun nekat mengambil paksa jenazah kerabatnya yang meninggal dunia positif covid-19 di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT).

Mereka tak percaya, kerabatnya itu meninggal dunia karena terpapar covid-19.

Pasalnya, pasien awalnya hanya sakit lambung ketika dibawa ke rumah sakit milik swasta tersebut.

"Sakitnya dari awal hanya sakit lambung, tiba-tiba di bilang Covid-19. Di sini kita minta bukti dan tak logika di kamar ada anak kecil juga dan para perawat di situ kita lihat tidak mengunakan prokes sesuai prosedur," ucap seorang pihak kelurga.

Sebelumnya, pihak keluarga sempat membawa pasien ke Klinik Sayang Ibu.

Baca juga: Warga Mengamuk Ambil Paksa Jenazah, Tak Terima Korban Kecelakaan Dicovidkan Rumah Sakit

Baca juga: Keluarga Nyaris Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 di RSBP Batam

Setelah itu pasien dibawa ke RSBT dan ditangani pihak rumah sakit.

Hingga pasien dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 19:00 WIB, Kamis (2/9/2021).

Pasien yang meninggal tersebut berinisial TM (75), perempuan. Pasien dinyatakan meninggal terpapar Covid-19 melalui rapid antigen.

Tak lama setelah meninggal, jenazah dibawa paksa oleh keluarganya sekitar pukul 22.00 WIB menggunakan kendaraan roda empat atau bus, dan diiringi oleh sepeda motor.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait peristiwa pengambilan paksa jenazah Covid-19, Humas RSBT, Said Sabirin tidak menyangka jika massa datang dan membawa paksa jenazah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved