Sabtu, 25 April 2026

Pencarian Dimas, Remaja Hanyut di Saluran Air Baloi Batam Dilanjutkan Besok

Tim Sar gabungan menghentikan sementara pencarian Dimas, remaja hanyut di saluran air Baloi Batam,Jumat (3/9) karena kondisi sudah malam

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Hening Sekar Utami
Sejumlah warga berkumpul menyaksikan proses pencarian Dimas, remaja yang hanyut di saluran air kawasan Baloi Permata, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Jumat (3/9/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sinar matahari telah susut. Namun Dimas, remaja yang hanyut terbawa arus di saluran air, sekitar kawasan Baloi, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, belum juga ditemukan.

Dimas menghilang terseret arus pada Jumat (3/9/2021) siang.

Tim SAR beserta pihak kepolisian dibantu warga sekitar mulai melakukan pencarian korban sejak pukul 14:00 WIB.

Ada sekitar 56 lebih orang yang ikut menyusuri arus dalam upaya pencarian Dimas, menggunakan sebuah perahu karet.

"Pencariannya dari jam 2 siang tadi. Dari titik awal di dekat Indomobil, menyusuri sampai muara.

Kalau sudah gelap, pencarian dilanjutkan besok," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Batam, Azman.

Baca juga: Remaja SMP di Batam Hanyut di Saluran Air Kawasan Baloi, Tiga Orang Selamat, 1 Hilang

Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Fauzi, Bocah Hanyut Terseret Arus Drainase di Batam

Sementara itu, Kepala Polsek Lubuk Baja, AKP Budi Hartono mengatakan, kendala pencarian Dimas dikarenakan kondisi air keruh, serta arus yang deras.

Selain itu, pencarian dilakukan secara manual dengan penerangan yang kurang memadai.

"Ini sudah tiga kali terjadi di lokasi yang sama, di kawasan Baloi ini. Kalau hujan, debit air memang tinggi, jadi sulit mencarinya," ujar Budi Hartono.

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat, agar tidak bermain-main di sekitar bibir sungai atau saluran air, terutama dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat seperti sekarang ini.

Budi mengingatkan kepada para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya agar tidak mencoba melompati saluran air yang kondisinya masih cukup dalam.

"Kami mengingatkan, para orangtua agar selalu mengawasi anaknya. Meskipun kali ini korbannya adalah remaja, tapi potensi hanyut masih tetap ada.

Ingat, dalam cuaca yang kerap hujan seperti ini, debit air semakin meninggi," imbau Budi.

Sebelumnya diberitakan, seorang remaja di Batam hanyut di sepanjang saluran air kawasan Baloi Permata, Kecamatan Lubukbaja, Jumat (3/9/2021).

Dari keterangan warga sekitar, remaja bernama Dimas itu merupakan warga Baloi Persero RT 5, dan kini masih duduk di bangku SMP.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved