Selasa, 5 Mei 2026

BATAM TERKINI

UPDATE Remaja Hanyut di Saluran Air Batam, Polsek Lubuk Baja Datangi Rumah Dimas Andrean

Polsek Lubuk Baja mendatangi kediaman remaja hanyut hingga ditemukan tewas di saluran air Baloi Batam, Dimas Andrean.

Tayang:
TribunBatam.id/Istimewa
Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono bersama rombongan mengunjungi kediaman almarhum Dimas Andrean di kawasan Baloi Persero, Minggu (5/9). 

SEMPAT Dua Kali Pulang ke Rumah

Jasad Dimas (16), remaja terseret arus di saluran air di kawasan Baloi Mas, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepri telah ditemukan, Sabtu (4/9/2021).

Sebelumnya, pelajar SMP di Batam ini hanyut saat berenang bersama teman-temannya di saluran air itu ketika hujan deras, Jumat (3/2/2021).

Dimas sempat hilang satu hari hingga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Dari informasi yang dihimpun Tribunbatam.id, mendiang Dimas termasuk anak rumahan.

Anak dari pasangan Gusti Hardianto (45) dan Rini (40) ini anak ke 2 dari 4 bersaudara.

Dimas kini duduk di kelas 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Al Azhar, Batam.

Ibunda Dimas, Rini saat ditemui awak media di kediamannya mengatakan, selama ini Dimas jarang keluar rumah.

Kecuali dijemput kawannya, dia baru keluar rumah. Itu pun keluar sore main bola saja.

"Selama ini anak saya (Dimas) belum pernah berenang di kali itu," ujar Rini dengan wajah sedih.

Baca juga: Remaja SMP di Batam Hanyut di Saluran Air Kawasan Baloi, Tiga Orang Selamat, 1 Hilang

Baca juga: Bocah Hanyut Terseret Arus Drainase di Bengkong Belum Ketemu, Warga Galang Dana Bantuan

Evakuasi jasad Dimas (16) di saluran air di kawasan Baloi, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kepri, Sabtu (4/9/2021).
Evakuasi jasad Dimas (16) di saluran air di kawasan Baloi, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kepri, Sabtu (4/9/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)

Ia teringat, sebelum kejadian itu pada Jumat pagi, Dimas masih belajar secara daring di rumah.

Setelah itu Dimas sempat minta disiapkan baju untuk shalat Jumat kepada ibunya.

Selanjutnya, setelah Jumatan bersama temannya, Dimas sempat pulang ke rumah.

"Mereka sempat 2 kali pulang ke rumah dan pergi lagi. Terakhir saya dengar kabar jika anak saya hanyut.

Saat itu saya langsung panik dan langsung menuju ke lokasi kejadian untuk memastikan hal tersebut," ungkapnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved