Breaking News:

CORONA KEPRI

Singapura Siap Bantu Batam Siapkan Stok Vaksin Astra Zeneca

Walikota Batam, HM Rudi mengatakan, encananya, Singapura akan menambah stok vaksin Astra Zeneca untuk Batam, meski jumlahnya belum dapat dipastikan.

IST
Walikota Batam, HM Rudi mengatakan, encananya, Singapura akan menambah stok vaksin Astra Zeneca untuk Batam, meski jumlahnya belum dapat dipastikan. FOTO: ILUSTRASI VAKSIN 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Grafik kasus Covid-19 di Batam, pada akhir bulan Agustus hingga awal September 2021 cenderung menurun.

Meski begitu, Wali Kota Batam, sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, senantiasa mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada akan munculnya gelombang ketiga kenaikan kasus Covid-19.

Kegiatan vaksinasi pun terus digesa hingga capaian target seratus persen.

Hingga kini, jumlah capaian vaksinasi untuk masyarakat umum baru mencapai 75,87 persen untuk dosis pertama.

"Tercapainya target tergantung stok vaksinnya," ujar Rudi, ketika diwawancarai di Ruang Balairungsari BP Batam, Selasa (7/9/2021).

Kabar baiknya, Rudi mengungkapkan, Kota Batam kemungkinan akan menerima bantuan vaksin dari negara tetangga, Singapura.

Rencananya, Singapura akan menambah stok vaksin Astra Zeneca untuk Batam, meski jumlahnya belum dapat dipastikan.

"Saya dihubungi Menteri Luar Negeri Singapura, mereka bilang akan membantu kita dengan vaksin Astra Zeneca. Alhamdulillah, mereka (Singapura) yang dari luar saja berniat membantu, apalagi kita untuk diri sendiri," jelas Rudi.

Rudi menambahkan, melihat kondisi negara luar yang sudah masuk masa puncak Covid-19 gelombang ketiga, kemungkinan kasus di Batam meningkat, kemungkinan masih dapat terjadi.

Baca juga: Kepala BP Batam Kukuhkan Pengurus Pikori BP Batam Periode 2021-2024

Untuk itu, ia selalu menekankan masyarakat tetap waspada dan tidak melonggarkan penerapan protokol kesehatan.

Sampai tanggal 6 September 2021, kasus aktif Covid-19 dalam masa perawatan masih mencapai 165 orang.

Meski demikian, tingkat kasus aktif relatif kecil, yakni hanya sebesar 0,64 persen.

"Batam sudah meninggalkan gelombang kedua, tapi kemungkinan munculnya gelombang ketiga dan gelombang keempat masih ada," ujar Rudi.
(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved