BATAM TERKINI
Dipicu Munculnya Omnibus Law, Ini Gebrakan DPRD Batam Demi Dongkrak PAD
DPRD Kota Batam membentuk Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Perubahan Pajak dan Retribusi Daerah demi membuat gebrakan untuk mendongkrak PAD.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam membentuk Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Perubahan Pajak dan Retribusi Daerah.
Kehadiran pansus ini, bertujuan sebagai bentuk kesiapan DPRD Kota Batam dan Pemerintah Daerah dalam pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid-19.
"Munculnya pansus ini, berdasarkan munculnya Undang-Undang Omnimbus Law," ujar Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, Rabu (8/9/2021).
Meburut pria yang akrab disapa Cak Nur ini, memang sudah waktunya pajak-pajak di daerah dan retribusi yang ada di Kota Batam dijadikan satu kesatuan. Sehingga nantinya tidak banyak perda.
"Kita usahakan dibuat se-simple mungkin," kata politisi PDI Perjuangan ini.
Di kebijakan PPKM level 3 ini, geliat ekonomi mulai kembali meningkat.
Lantaran sudah mengalami pelonggaran aturan.
Dengan adanya kondisi ini, DPRD Kota Batam memandang tidak ada salahnya kalau pajak-pajak dan retribusi yang selama ini tinggi dan memberatkan masyarakat bisa dikurangi.
Sehingga tidak menambah beban masyarakat.
Contohnya retribusi pajak di bidang pariwisata.
Pansus ini diketuai oleh Budi Mardianto dari fraksi PDI-Perjuangan dan Ides Madri dari fraksi Golkar selaku Wakil Ketua ini.
Baca juga: Disdik Batam Diminta Datangi Sekolah yang Nekat Gelar Belajar Tatap Muka
Mereka nantinya akan merumuskan peningkatan pajak daerah melalui retribusi yang terjangkau oleh masyarakat.
"Intinya begini, memang satu sisi untuk peningkatan PAD namun dalam pelaksanaannya nanti jangan sampai masyarakat terbebani. Bahasa simplenya, ngapain pajak-pajak ditinggikan sementara yang melakukan pembayaran pajak sangat jarang. Namun akan lain cerita jika kita ringankan pajaknya, namun banyak yang bayar," paparnya.
Pihaknya pun memandang, sudah waktunya Pemerintah Daerah memberikan semacan insentif dalam bentuk pengurangan pajak daerah kepada masyarakat.
"Kita akan mencoba dan mendorong itu. Artinya, secara politik DRPD batam membuat gebrakan. Tidak ada salahnya membantu dan meringankan beban masyarakat pasca-pandemi ini, namun pemulihan ekonomi tetap berjalan," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/08092021amsakar-achmad.jpg)