CORONA KEPRI

DITEMUKAN di Batam dan Tanjungpinang, 7 Virus Covid-19 Varian Alpha dan 3 Varian Delta

Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam menemukan Alpha dan Delta di wilayah Kepulauan Riau (Kepri).

Tribun Network
Ilustrasi Covid-19. Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam menemukan Alpha dan Delta di wilayah Kepulauan Riau (Kepri). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam menemukan Alpha dan Delta di wilayah Kepulauan Riau (Kepri).

Varian baru tersebut pertama kali diketahui sekitar Januari 2021.

Hingga kini, jumlah total varian baru Alpha di Kepri mencapai 7 kasus dan varian Delta 3 kasus.

Kepala BTKLPP Batam, Budi Santosa mengatakan, varian baru ini ditemukan di dua wilayah kota, yaitu Tanjungpinang dan Batam.

Hasil temuan ini diperoleh dari pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) yang sampelnya dikirim dari BTKLPP ke Badan Litbangkes Kemenkes RI.

"Di Tanjungpinang ada 3 varian Alpha, sedangkan di Batam ada 4 varian Alpha dan 3 varian Delta," ujar Budi, ketika dihubungi, Rabu (8/9/2021).

Sampai saat ini, belum ada tambahan temuan varian baru lagi di wilayah Kepri.

Meski, BTKLPP Batam terus mengirimkan sampel-sampel positif Covid-19 dengan kriteria tertentu, ke Balitbangkes Kemenkes RI di Jakarta.

Beberapa waktu lalu, BTKLPP Batam mengirimkan 450 sampel positif yang diduga mengandung virus Corona varian baru.

Budi mengatakan, kemungkinan hasil pemeriksaan WGS terhadap sampel-sampel itu akan segera diketahui dalam dua minggu ke depan.

Ditanya perihal temuan varian Mu Covid-19, Budi menegaskan sampai saat ini belum ada temuan varian tersebut di Kepri.

Baca juga: Seorang Anggota DPRD Batam Tersandung Skandal Perselingkuhan, Ini Kata Ketua DPD NasDem Batam

Varian Mu atau B.1.621 diketahui adalah varian baru virus Corona yang keempat setelah Alpha, Beta, dan Delta.

Perbedaan pemeriksaan sampel dengan varian Mu, kemungkinan terletak pada reagensia atau bahan kimia yang digunakan dalam pengujian sedikit berbeda dengan yang biasanya dipakai.

"Belum ada varian Mu, itu masih di luar negeri. Setahu saya Indonesia belum ada temuannya," ujar Budi.

Menurut Budi, perbedaan gejala Covid-19 varian Mu dengan varian baru lainnya relatif sama.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved