Varian Terbaru Corona Muncul, Bernama Mu Lebih Bahaya Mana dengan Delta?
SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 telah bermutasi menjadi 9 jenis, sejak awal kemunculannya di Wuhan, China akhir 2019 silam. Yang terbaru adalah varian Mu
Menurut WHO, prevalensi varian Mu dalam infeksi Covid-19 global sebenarnya telah menurun sejak pertama kali terdeteksi, namun prevalensi di Kolombia (39 persen) dan Ekuador (13 persen) secara konsisten meningkat.
Varian ini menyumbang kurang dari 0,1 persen dari semua infeksi Covid-19 global, tetapi wabah B.1.621 juga telah dilaporkan di beberapa bagian AS dan Eropa.
Laporan epidemiologi WHO mengatakan, bahwa data awal menunjukkan varian Mu tampaknya lebih resisten terhadap antibodi.
Tapi Dr Griffin mengatakan, tes laboratorium itu tidak memberikan gambaran lengkap tentang bagaimana kekebalan manusia bekerja di dunia nyata.
"Studi penetralisir itu sangat berguna, karena cukup mudah dilakukan dan cukup cepat, tetapi itu hanyalah bagian dari cerita, bukan keseluruhan cerita," katanya.
"Kita perlu melihatnya secara klinis.
Sehingga, di dunia nyata, kita akan melihat apakah ada perubahan sifat, yang berarti vaksin benar-benar kehilangan kemanjurannya."
Baca juga: Varian Mu: Mutasi Terbaru Covid-19, Apa Bedanya dengan Delta? Simak 7 Cara Pencegahan Virus Corona
Strategi Indonesia menghalau Mu
Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan, pengawasan pintu masuk wilayah Indonesia perlu diperketat.
"Saya kira sementara diperketat saja pintu masuknya.
Supaya mereka yang masuk, kalau memang nanti membawa varian baru itu sudah bisa dicegah lebih awal, baik di lapangan udara maupun pintu laut semua dilakukan pengetatan," kata Maruf.
Saat meninjau pelaksanaan PTM di SMP Negeri 1 Citeureup dan vaksinasi Covid-19 di SMK Kesehatan Annisa, Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/9/2021), ia juga menekankan soal disiplin protokol kesehatan.
Kemudian, peningkatan testing, pelacakan atau tracing, dan perawatan terhadap pasien positif Covid-19.
"Terus dilakukan penelusuran kepada mereka yang terpapar sehingga tidak ada lagi yang tidak tertangani dengan baik," kata Maruf, dikutip dari Kompas.com.
Selain itu, ia menuturkan, vaksinasi juga tak kalah penting dalam mencegah penularan varian baru virus corona.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1408nakes-rsud-encik-mariyam-lingga.jpg)