Breaking News:

Pemko Batam Turunkan Suku Bunga Pinjaman bagi Pelaku UMKM saat Pandemi Covid-19

Wawako Batam Amsakar Achmad menyebut, penurunan suku bunga dari 6 persen jadi 4 persen bagi pelaku UMKM saat pandemi covid itu sudah cukup lama

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Pemko Batam Turunkan Suku Bunga Pinjaman bagi Pelaku UMKM saat Pandemi Covid-19. Foto Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan keringanan kepada pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di tengah pandemi Covid-19.

Yakni penurunan suku bunga bagi pelaku UMKM yang mengajukan pinjaman modal usaha melalui dana bergulir.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, keringanan suku bunga dipinjaman dana bergulir sudah cukup lama dikeluarkan yaitu pada tahun 2020.

"Pinjaman yang awalnya 6 persen menjadi 4 persen,” ujar Amsakar di Kantor DPRD Batam, Jumat (10/9/2021).

Ia melanjutkan, kebijakan penurunan suku bunga tersebut, mulai berlaku sejak 2020 lalu dan pada tahun-tahun berikutnya. Amsakar menyampaikan telah mengintruksikan kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk melakukan seleksi secara ketat.

Baca juga: Tanjungpinang Masih PPKM Level 3, Angin Segar Buat Pelaku UMKM

Baca juga: Terdampak Covid-19, Pelaku Usaha di Anambas Bisa Pinjam Dana Bergulir dengan Bunga Lebih Ringan

“Sembari juga melihat kesungguhan dari pelaku UMKM,” katanya.

Ia menjelaskan, dana bergulir berasal dari kas daerah (Kasda) dan mekanismenya berada di Bank Riau Kepri (BRK). Sementara itu serapan dana tersebut sudah bisa dikelola sendiri di Badan Layanan Umum (BLUD) Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Dana Bergulir (UPT-PDB).

“Supaya tata kelolanya baik, dari situ akhirnya kami pahami persyaratan pinjaman harus sesuai standar, pelaku usaha memang berusaha,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Batam, Malik mengatakan penyaluran dana bergulir hingga Agustus ini baru berada di angka Rp 2.565.000.000, dan diberikan kepada 29 usaha mikro dan tiga koperasi. Capaian ini masih cukup rendah.

Ia menambahkan penyaluran dana bergulir ini melihat kondisi kas yang ada saat ini. Ditambah potensi pengembalian pokok (September-Desember) bisa mencapai Rp 10,5 miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved