Tidak Usah Panik, Begini Cara Menangani Mimisan pada Anak
Penyebab mimisan pada anak adalah pecahnya pembuluh darah kecil atau kapiler di dalam hidungnya, begini cara mengatasinya
TRIBUNBATAM.id - Anak-anak rentan mengalami mimisan.
Walaupun terlihat mengerikan, mimisan adalah hal yang lumrah terjadi pada anak-anak usia 3–10 tahun.
Jadi, tidak perlu khawatir, karena mimisan pada anak biasanya tidak berbahaya.
Hal ini berdasarkan data kesehatan yang dipublikasikan oleh Children’s Hospital of Philadelphia, penyebab mimisan pada anak biasanya bukan kondisi yang berbahaya.
Mimisan atau epistaksis adalah kondisi ketika terjadi perdarahan dari dalam hidung.
Pada dasarnya, penyebab mimisan pada anak adalah pecahnya pembuluh darah kecil atau kapiler di dalam hidungnya.
Pembuluh darah anak-anak yang masih relatif tipis dan rapuh memang gampang pecah ketika anak beraktivitas terlalu berlebihan.
Baca juga: 5 Cara Jitu Mendisiplinkan Anak, Jangan Pakai Hukuman Fisik!
Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, baik faktor lingkungan atau faktor kesehatan anak.
Mimisan sering terjadi pada anak-anak tetapi biasanya akan berhenti dengan sendirinya.
Sekitar 60 persen orang akan mengalami mimisan di beberapa titik selama hidup mereka.
Namun, pada umumnya mimisan terjadi pada anak-anak berusia antara 2 dan 10 tahun dan pada orang tua berusia 50 hingga 80 tahun.
Melansir dari Medical News Today, meskipun mimisan terkadang bisa mengkhawatirkan, hanya sekitar 10 persen kasus yang membutuhkan penanganan serius.
Penyebab mimisan Ada beberapa penyebab umum mimisan pada anak:
- Udara kering: penyebab paling umum mimisan pada anak-anak adalah udara kering yang mengiritasi dan mengeringkan selaput hidung.
- Menggaruk: Ini adalah penyebab mimisan kedua yang paling umum.