Tidak Usah Panik, Begini Cara Menangani Mimisan pada Anak
Penyebab mimisan pada anak adalah pecahnya pembuluh darah kecil atau kapiler di dalam hidungnya, begini cara mengatasinya
Mengiritasi hidung dengan menggaruk dapat mengekspos pembuluh darah yang rentan berdarah.
- Trauma: Ketika seorang anak mendapat cedera pada hidung, itu bisa mulai mimisan.
Sebagian besar tidak menjadi masalah, tetapi Anda harus mencari perawatan medis jika Anda tidak dapat menghentikan pendarahan setelah 10 menit atau Anda khawatir tentang cedera secara keseluruhan.
- Pilek, alergi, atau infeksi sinus: Setiap penyakit yang mencakup gejala hidung tersumbat dan iritasi dapat menyebabkan mimisan.

- Infeksi bakteri: Infeksi bakteri dapat menyebabkan area yang sakit, merah, dan berkerak pada kulit di dalam hidung dan di depan lubang hidung. Infeksi ini dapat menyebabkan perdarahan.
Dalam kasus yang jarang terjadi, mimisan sering disebabkan oleh masalah yang berkaitan dengan pembekuan darah atau pembuluh darah abnormal.
Jika anak Anda mengalami mimisan yang tidak terkait dengan penyebab yang tercantum di atas, sampaikan kekhawatiran Anda ke dokter.
Baca juga: 4 Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Mandiri, Iuran per Bulan Mulai Rp 16.800
Penanganan mimisan pada anak
Jika menangani anak yang sedang mengalami mimisan di rumah, Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut.
1. Mulailah dengan mendudukkan anak dan meyakinkan mereka.
2. Mintalah mereka duduk tegak dan sedikit condong ke depan.
3. Jangan menyandarkan anak ke belakang atau membaringkannya karena ini dapat menyebabkan mereka menelan darah dan dapat menyebabkan batuk atau muntah.
4. Jepit ujung hidung anak dengan lembut di antara dua jari menggunakan tisu atau handuk bersih dan minta mereka bernapas melalui mulut.
5. Terus berikan tekanan selama sekitar 10 menit, bahkan jika pendarahan berhenti.
6. Jangan mengisi hidung anak dengan kain kasa atau tisu dan hindari menyemprotkan apa pun ke dalam hidung.