CORONA KEPRI
Warga Batam Kesulitan Cari Vaksin AstraZeneca Dosis Dua, Terpaksa Ditunda hingga Lewat Jadwal
Sejumlah warga Batam yang seharusnya divaksin dosis II banyak yang terpaksa menunda jadwal vaksin karena sulitnya mencari vaksin Astra Zeneca.
Berdasarkan data yang ada, capaian vaksinasi dosis kedua memang masih rendah.
Tak hanya itu, warga Batam juga masih sulit untuk mendapatkan vaksin kedua.
Warga Sambau, Stiven menuturkan kesulitan mendapatkan vaksin dosis kedua.
Penerima vaksin AstraZeneca ini sebelumnya sudah mendatangi puskesmas dan tidak ada pelaksanaan.
Kemudian melanjutkan ke Polda Kepri dan tidak ada vaksin AZ.
"Kemarin coba antre di Polda, namun di sana ternyata vaksin Sinovac," ujarnya Senin (13/9/2021).
Ia mengatakan seharusnya jadwal vaksin tanggal 6 September 2021 lalu. Dan rentan waktu tersebut ia mencoba mencari lokasi vaksin untuk AZ.
"Sudah lewat satu pekan dari jadwal, saya juga coba daftar link yang disebar ternyata penuh. Saya khawatir kalau tidak dapat dosis kedua karena sulit sekali mendapatkannya," kata pria 32 tahun ini.
Ia menambahkan, saat dosis pertama ia mengikuti vaksinasi massal yang ada di Temenggung.
]
Namun saat dosis kedua, pihak penyelenggara tidak memberikan kabar berikutnya.
Baca juga: Sampah Berserakan di Sepanjang Jalan Damai Bengkong Laut, Warga : Ulah Pengendara yang Lewat
Berdasarkan data vaksinasi terbaru total capaian masyarakat umum dosis kedua baru berada di angka 38 persen, untuk pelajar 23 persen.
Saat ini masih banyak warga yang kesulitan untuk mendapatkan vaksin dosis kedua, dan banyak dari mereka sudah lewat batas jadwal yang ditentukan.
Sebelumnya diberitakan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 semakin menurun di Kota Batam.
Kendati demikian, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengingatkan masyarakat harus terapkan protokol kesehatan yang ketat.
Seperti pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, rajin cuci tangan atau menggunakan handsanitizer dan pola hidup sehat. Rudi khawatir apabila prokes tak dijalankan, kasus Covid-19 semakin meningkat lagi, seperti sebulan lalu.
"Kasus Kota Batam sudah berada dibawah 10. Jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit sudah dibawah 50. Orang yang di isolasi terpadu di Gedung Asrama Haji sekitar 50 orang sementara yang isoman 100 orang. Artinya sudah turun jauh," ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0909vaksinasi-covid-di-resto-batam-center.jpg)