Mengenal Lebih Dekat Tanaman Bonsai Dari Kacamata Penasehat PPBI Cabang Tanjungpinang
Pencinta Bonsai di Tanjungpinang menyebut versi lain soal asal mula bonsai. Ia menyebut bonsai berasal dari India. Tidak semua tanaman bisa dibonsai
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
Selain itu, kawat harus sudah diambil sebelum sempat menggores kulit ranting pohon tersebut.
Nah, karena tanaman termasuk makhluk hidup, tidak ada bonsai yang dapat dikatakan selesai atau sudah jadi. Perubahan yang terjadi terus menerus pada tanaman sesuai musim atau keadaan alam merupakan salah satu daya tarik bonsai itu sendiri.
Pertanyaann pun muncul, lantas apakah semua pohon atau tanaman bisa dibonsai?
"Tidak semua pohon bisa dibonsai. Biasanya bonsai itu pada pohon atau tanaman berbatang keras, pertumbuhan cepat dan berdaun yang kecil.
Intinya bonsai itu seakan melihat pohon atau tanaman itu sudah tua, namun hanya dari sebuah pot," jelas Aris.
Aris juga menyampaikan, dalam ajang perlombaan bonsai, ada banyak hal yang dinilai para dewan juri.
"Pertama dari kematangan pohon, atau istilahnya kesangaran pohon. Batang, lengan, anak lengan harus kokoh.
Kalau dia sudah sampai tujuh ranting baru bisa dikatakan matang. Dalam penilaian juri, hanya bisa memandang hanya dari depan saja. Jadi fokus pandangan juri saat memberikan penilaian dari depan," ujarnya.
Aris pun menginformasikan, bahwa pada November 2021 ini akan digelar pameran bonsai tingkat nasional di Tanjungpinang.
"Insha Allah bulan November ada pameran nasional bertempat di RRI Tanjungpinang. Jadi kepada pencinta bonsai dan khususnya bagi generasi muda, hobi menanam, bonsai punya banyak manfaatnya, dan bisa mendatangkan finansial juga," sebutnya.
Berikut link video facebook: https://fb.watch/
(Tribunbatam.id/endrakaputra)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita tentang Tanjungpinang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1709pameran-bonsai-di-tanjungpinang.jpg)