Rabu, 15 April 2026

Warga Batam Ini Lima Kali Gagal Divaksinasi Gegara Tekanan Darah Tinggi

Sucipto warga Batam sudah lebih 5 kali datang ke lokasi vaksinasi, 2 di antaranya di Polsek Batuaji. Namun selalu gagal karena tekanan darahnya tinggi

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang
Sucipto, warga Batam yang lima kali gagal divaksinasi covid-19 karena tensi darahnya selalu tinggi 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Di tengah gencarnya pemerintah menggalakkan program vaksinasi covid-19, ternyata masih ada sejumlah warga Batam yang belum divaksin.

Bukan karena mereka tak ingin, tetapi karena kondisi lain yang membuatnya selalu gagal disuntik vaksin covid-19.

Kejadian ini dialami Sucipto, warga Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi kepri.

Kepada Tribunbatam.id, pria yang tinggal seorang diri di Batam itu mengaku sudah lebih dari lima kali datang ke tempat vaksinasi covid-19. Namun ujungnya, dia selalu gagal saat akan disuntik.

Baca juga: Ikut Vaksinasi Covid19, Warga Anambas Bisa Pulang Bawa Sembako, Catat Tanggalnya

Baca juga: OJK Kepri Ajak Masyarakat Daftar Vaksin hingga Capaian Vaksinasi di Tanjungpinang

"Sudah ikut antrean vaksin, sampai di tempat pemeriksaan tekanan darah, saya dianjurkan untuk berkomunikasi dengan dokter spesialis dalam," kata Sucipto, Jumat (17/9/2021).

Ia pun menuruti anjuran petugas itu dengan mendatangi dokter spesialis penyakit dalam. Namun dari hasil pemeriksaan, tidak ada penyakit yang ditemukan.

"Saya bingung juga, saya disarankan untuk minum obat. Obatnya saya makan tapi tetap juga tekanan darah saya selalu tinggi," katanya.

Sucipto bercerita, dari lima kali mendatangi tempat vaksinasi, dua di antaranya dia datang ke Polsek Batuaji.

Namun dia tetap tidak bisa divaksin karena saat screening, tekanan darahnya tinggi.

"Yang paling membuat saya bingung, saya tidak ada merasakan sakit atau apalah namanya," kata Sucipto.

Sucipto berencana akan pulang kampung di akhir tahun ini.

Lantaran keberadaannya di Batam untuk urusan pekerjaan. Sedangkan istri dan anaknya berada di Lampung.

Namun sampai sekarang dia belum bisa divaksin. Sucipto pun bingung lantaran vaksinasi kini menjadi salah satu syarat perjalanan. Dia tak tahu, apakah bisa pulang kampung tahun ini.

Sucipto mengaku, ia sudah banyak mendapat masukan dari kawan-kawan di tempat kerjanya supaya tekanan darahnya bisa turun.

Semua masukan sudah dilaksanakan namun belum ada hasilnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved