Breaking News:

INFO CUACA

Cuaca Tanjungpinang dan Bintan Masih Berpotensi Hujan Ringan 3 Hari ke Depan

BMKG RHF Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk Tanjungpinang dan Bintan 3 hari ke depan, yakni berawan hingga berpotensi hujan ringan

TRIBUNBATAM.id/SON
Cuaca Tanjungpinang dan Bintan Masih Berpotensi Hujan Ringan 3 Hari ke Depan. Foto ILUSTRASI INFO CUACA HARI INI 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan.

Analisis dinamika, suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 18 September 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan, umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 30°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat positif yang bernilai antara -0.5 s.d. 1.0°C.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kepri Hari Ini, BMKG: Hujan Bisa Disertai Petir & Angin Kencang

Baca juga: Info Cuaca Lingga hingga 19 September 2021, BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem dan Dampaknya

Indeks ENSO terupdate masih bernilai -0.27 dan dalam kondisi netral. Diprakirakan kondisi netral ini akan berlangsung hingga Januari - Februari - Maret 2022, sehingga secara umum tidak memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia.

"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate juga masih bernilai 0.18 yang menunjukkan kondisi netral. Diprakirakan kondisi netral akan berlangsung hingga Februari 2022, kondisi tersebut tidak berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian barat termasuk wilayah Kepulauan Riau," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Miranda Putri Permatasari, Senin (20/9/2021).

Analisis per tanggal 18 September 2021 menunjukkan MJO dalam kondisi aktif dengan intensitas lemah berada di fase 3 dan diprediksi terus aktif hingga awal dasarian III September 2021, kondisi tersebut cukup berdampak terhadap peningkatan awan konvektif di wilayah Indonesia termasuk Bintan dan sekitarnya.

"Sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi angin timuran, kondisi ini merupakan representasi dari monsun Australia, terutama wilayah Indonesia bagian selatan, dan diprakirakan bertahan hingga Oktober 2021.

Pola siklonal di bagian barat Sumatera dan Kalimantan diprediksi masih akan terjadi, sehingga secara tidak langsung mempengaruhi pertumbuhan awan-awan konvektif di wilayah Bintan dan sekitarnya," terangnya.

Prakiraan kelembapan udara relatif (relative humidity) di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya pada dasarian II September - I Oktober 2021 untuk lapisan permukaan umumnya di atas 80%. Kelembapan udara relatif pada lapisan 850 mb umumnya diprediksi berkisar antara 75-85%. Kelembapan udara relatif pada lapisan 700 mb diprediksi umumnya diatas 80%.

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan lebat secara tiba-tiba yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan Cumulonimbus," ungkapnya.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO), dan IOD tidak berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia, sedangkan MJO masih cukup mempengaruhi terhadap peningkatan pertumbuhan awan terutama di wilayah Bintan dan sekitarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved