BATAM TERKINI

Animo Warga Batam Ikut Kuliah Merosot Imbas Pandemi Covid-19

Data Unrika Batam, animo warga untuk mengikuti perguruan tinggi menurun imbas pandemi Covid-19.

Animo warga untuk mengikuti perguruan tinggi cenderung menurun drastis sejak pandemi Covid-19. Foto Edwin Agung Wibowo, SE,M.Comm dilantik menjadi Rektor Universitas Riau Kepualauan (Unrika) Batam, Kamis (5/7/2018). Foto diambil sebelum pandemi Covid-19. 

Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) untuk sebutan yang lazim dikenal.

Di tahun ajaran 2021-2021, calon mahasiswa yang mendaftar ke Unrika Batam, sebanyak 830 orang dan yang sudah melakukan pendaftaran ulang sebanyak 660 orang.

Pendaftaran sendiri sudah ditutup akhir Agustus lalu.

Namun untuk calon mahasiswa yang ingin mendaftar pihak Unrika masih membuka kesempatan sampai 30 September yang akan datang.

Di tengah pandemi Covid-19, Unrika melaksanakan PKKMB secara daring dimana mahasiswa mengikuti PKKMB melalui Zoom.

Hal tersebut untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran virus corona.

Calon mahasiswa bisa mengunjungi website Unrika atau datang langsung mengambil formulir pendaftaran ke Kampus Unrika, setiap hari saat jam kerja.

Baca juga: Mendikbud Ristek Nadiem Makarim Minta Kampus Daerah PPKM Level 1-3 Kuliah Tatap Muka

Baca juga: PERJUANGAN Mira Demi Mengenyam Bangku Kuliah, Mengais Rezeki Jadi Relawan Covid-19 di Batam

Rektor Unrika Batam, Edwin Agung Wibowo,SE,M.Comm, menjelaskan ditengah pandemi Covid-19 yang terjadi animo masyarakat untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi sangat jauh berkurang dibanding tahun sebelumnya.

Dimana pada tahun ajaran 2020-2021, calon mahasiwa yang memdaftar ke Unrika sebanyak 700 orang.

Untuk tahun ajaran 2021-2022 kata Edwin, tema yang diusung oleh Unrika dalam PKKMB yakni 'Mewujudkan mahasiswa Unrika menjadi generasi yang memiliki integritas wawasan kebangsaan, unggul dan kreatif diera merdeka belajar kampus merdeka'.

Hal ini juga disejalankan dengan Program Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud).

Dimana mahasiswa diberikan kebebasan dalam pertukaran belajar, dan mahasiswa dibekali dengan kemandirian dan kewirausahaan.

Edwin, menjelaskan sesuai dengan surat edaran dari Kemendikbud, untuk daerah yang berada di level 3 dan level 2, Kampus bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka.

"Jadi ke depan untuk semester ganjil yakni semester 1 dan semester 3 kita akan melaksanakan pembelajaran tatap muka, dengan kuota 30 persen tatap muka dan 70 persen pembelajaran daring," kata Edwin, Sabtu (18/9/2021).

Dia juga menjelaskan dengan pembelajaran Daring, banyak hal yang tidak bisa didapatkan mahasiswa seperti membangun hubungan antara dosen dan mahasiswa, begitu juga antar mahasiswa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved