Breaking News:

Pemkab Karimun Bentuk 2 OPD Baru, Damkar Gabung ke Badan Penanggulangan Bencana

Pemkab Karimun bentuk 2 OPD baru berdasarkan SOTK baru. Yakni Diskominfo dan Badan Penanggulangan Bencana, Pemadam Kebakran dan Penyelamatan

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati
Pemkab Karimun Bentuk 2 OPD Baru, Damkar Gabung ke Badan Penanggulangan Bencana. Foto Bupati Karimun Aunur Rafiq beberapa waktu lalu 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun membentuk dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru dan mengganti nama enam OPD yang sudah ada sebelumnya.

Hal tersebut berdasarkan sejumlah usulan perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), dan telah disampaikan langsung oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq kepada DPRD Karimun saat sidang paripurna beberapa waktu lalu.

"OPD baru yakni Dinas Komunikasi dan Informatika Tipe A dan Badan Penanggulangan Bencana, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tipe A," ucap Aunur Rafiq.

Selain OPD baru, pihaknya juga melakukan perubahan tata kelola pada enam OPD yang sudah ada.

Di antaranya, Dinas Pendidikan Tipe A menjadi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tipe A, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tipe B berubah menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tipe A.

Kemudian, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Kebersihan Tipe B menjadi Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Tipe B.

“Perumahan Rakyat yang sebelumnya di Dinas PUPR kini sudah ditarik ke Dinas Perkim. Begitu juga dengan Dinas Pendidikan kini kita tambah ada kebudayaannya," tambahnya.

Baca juga: Pemkab dan DPRD Karimun Sepakat, APBD-P 2021 Ditargetkan Rp 1,2 Triliun

Baca juga: Razia Tempat Hiburan Malam, Tim Gabungan Tak Temukan Aparat Masuk THM di Karimun

Sementara, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tipe A menjadi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tipe A.

Satuan Polisi Pamong Praja memisahkan sub Pemadam Kebakaran. Pemadam kebakaran bergabung ke Badan Penanggulangan Bencana.

SOTK ini sudah sejalan dengan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Mengakomodir pembangunan di tahun 2022 yang kita anggarkan mengacu kepada RPJMD kita," jelasnya.

"RPJMD ini dilaksanakan oleh OPD dengan SOTK kita yang baru, sehingga bisa matching dan terukur, untuk keselarasan LAKIP di mana outcome nya itu bisa diukur jika sudah selaras dengan RPJMD dengan SOTK yang ada,” pungkasnya.

(*/Tribunbatam.id/YeniHartati)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Karimun

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved