Sabtu, 25 April 2026

BERITA CHINA

Sekelas Amerika Saja Berutang! 5 Negara Pemberi Utang Terbanyak ke AS, China Peringkat 2

China menduduki peringkat kedua negara asing yang memegang utang Amerika Serikat (AS). Posisi Beijing cukup menarik sebab sekaligus jadi rival Amerika

IST via KONTAN
Sekelas Amerika Saja Berutang! 5 Negara Pemberi Utang Terbanyak ke AS, China Peringkat 2. Foto Ilustrasi bendera AS dan bendera China 

TRIBUNBATAM.id - China menduduki peringkat kedua negara asing yang memegang utang Amerika Serikat (AS).

Posisi Beijing cukup menarik, sebab menjadi rival utama Negeri Paman Sam dalam berbagai hal strategis.

Setidaknya China memiliki surat utang atau obligasi senilai 1,07 triliun dollar AS atau setara Rp 15.256 triliun pada April 2020.

Jumlah itu banyak berkurang setelah Beijing banyak melepaskan kepemilikan surat utang saat perang dagang antara kedua negara terjadi.

Saat ini, AS terlilit utang lebih dari 28 trililun dollar AS atau melampaui Rp 400.000 triliun dan terancam tak bisa membayar pada Oktober.

Perekonomian AS sedang berupaya pulih dari Covid-19, menjadi bahaya besar jika negara adidaya itu tak bisa membayarnya.

Melansir Investopedia, sekitar seperempat utang AS berasal dari utang intra-pemerintah.

Baca juga: Rizal Ramli Kritikan Pedas Presiden Jokowi Karena Tambah Utang Negara di Tengah Pandemi

Baca juga: Sri Mulyani Tak Mau Terlalu Buka-bukaann Terkait Utang Negara Karena Sering Digoreng Politisi

Utang itu adalah utang pemerintah AS kepada badan-badan federal lainnya.

Sisanya adalah utang publik, di mana pemerintah asing dan investor memegang 30 persen dari utang publik.

Pemerintah AS berupaya meminta persetujuan parlemen AS untuk menaikkan atau menangguhkan plafon utang.

AS mengesahkan RUU yang akan menangguhkan plafon utang selama lebih dari satu tahun, tetapi langkah itu hampir pasti gagal di Senat.

Partai Republik menolak rencana tersebut karena khawatir terkait pengeluaran pemerintah AS.

Melansir Investopedia, berikut 5 negara paling banyak memegang utang AS.

1. Jepang

Jepang adalah pemegang utang terbesar AS dengan kepemilikan treasury (surat utang atau obligasi) senilai 1,266 triliun dollar AS (Rp 18.050) per April 2020.

Jumlah surat utang tersebut adalah tingkat tertinggi yang dimiliki Jepang dalam beberapa tahun, mengalahkan China sebagai pemegang utang AS terbesar.

Peningkatan kepemilikan Jepang atas surat utang AS saat ini adalah yang terbesar sejak 2013.

Baca juga: Pengaruh Pilpres Amerika Untuk Indonesia, Hingga Pengamat Singgung Utang Negara

Baca juga: Ditemukan Surat Bersejarah, Berisi Utang Negara ke Warga OKI Dimasa Agresi Militer Tahun 1947

Jepang berkontribusi sekitar 18 persen atas utang AS dari luar negeri.

2. China

China adalah negara terbesar kedua di dunia memberi pinjaman kepada Amerika Serikat (AS).

Beijing memiliki surat utang atau obligasi senilai 1,07 triliun dollar AS atau setara Rp 15.256 triliun pada April 2020.

China mendapat banyak perhatian karena memegang sebagian besar utang pemerintah AS, mengingat ekonominya yang berkembang pesat.

Padahal, China sudah cukup banyak melepaskan kepemilikan surat utang saat perang dagang antara kedua negara terjadi.

Jumlah kepemilikan surat utang saat ini adalah jumlah terendah yang dipegang China dalam 2 tahun terakhir.

3. Inggris

Inggris telah meningkatkan kepemilikannya atas surat utang AS ke level tertinggi selama 8 tahun terakhir.

Kini Inggris menjadi negara pemegang utang terbesar ketiga AS dengan kepemilikan obligasi senilai 368 miliar dollar AS (Rp .5246 triliun) per April 2020.

Baca juga: Menko Luhut Pandjaitan Sudah Tak Sabar Hadapi Debat dengan Rizal Ramli soal Utang Negara

Kepemilikan Inggris atas surat utang AS meningkat salah satunya karena Brexit terus melemahkan ekonominya.

4. Irlandia

Irlandia adalah negara asing pemegang surat utang AS terbanyak keempat.

Per April 2020, Irlandia memegang surat utang AS senilai 300 miliar dollar AS atau setara Rp 4.277 triliun.

Salah satu alasan mengapa Irlandia menjadi negara pemberi pinjaman terbesar bagi AS adalah banyak perusahaan multinasional AS, seperti Alphabet atau Google, mendirikan toko di sana.

5. Luksemburg

Luksemburg adalah pemegang utang AS terbesar kelima di antara negara-negara asing.

Baca juga: Utang Pemerintah Era Jokowi Tembus Rp 6.074 Triliun, Benarkah Pemerintah Gemar Berutang ?

Baca juga: Berutang Sebesar Rp 3.500 T, Malaysia Terancam Bangkrut, Bagaimana dengan Indonesia?

Luksemburg, dilansir dari Kompas, memegang surat utang senilai 267,8 miliar dollar AS atau setara Rp 3.818 triliun.

Jumlah ini sekitar 3,8 persen dari total kepemilikan asing.

.

.

.

(*/ TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved