Breaking News
Selasa, 5 Mei 2026

CORONA KEPRI

20 Persen Warga Batam Belum Vaksin Sama Sekali, Pemko Bakal Lakukan Penyisiran

Saat ini, masih ada 20 persen warga Batam yang belum mendapatkan vaksin covd-19 sama sekali. Pemko menyiapkan penyisiran warga yang akan divaksin.

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/Ichwan Nur Fadillah
Vaksinasi covid-19 menggunakan merek Sinovac dan AstraZeneca di Mall Top 100 Tembesi beberapa waktu lalu. Saat ini, masih ada 20 persen warga Batam yang belum mendapatkan vaksin covd-19 sama sekali. Pemko menyiapkan penyisiran warga yang akan divaksin. 

"Sebagai wilayah perbatasan dengan Singapura tentu perlu penanganan pandemi ini secara bersama. Atas nama Pemko Batam dan Wali Kota Batam (Muhammad Rudi) kami sangat berterima kasih," ujarnya.

Baca juga: Realisasi PMA 2020 di Batam Mencapai 643 Juta Dolar Amerika

Untuk pemanfaatan vaksin tersebut. Sekda menyampaikan akan dilaksanakan secara teknis oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam seperti sasaran maupun penggunaannya.

Untuk dimetahui, hingga 27 September 2021, sudah 734.801 warga Batam divaksin Covid-19 dosis pertama atau sebanyak 80,99 persen dari total sasaran 907.317 warga.

Sementara warga yang sudah menerima dosis kedua sebanyak 500.842 orang atau 55,20 persen.

"Dengan adanya bantuan dari Singapura ini semoga vaksinasi di Batam makin dipercepat hingga 100 persen dari sasaran dapat divaksin," katanya.

Di lokasi sama, Konsul Singapura, Lim Yihong, menyampaikan rasa kebanggaan Negara Singapura yang bisa berkontribusi dalam penanganan Covid-19 dan vaksinasi di Kepri maupun di Batam.

"Ini bentuk persahabatan Singapura dengan Kepri dan Batam," ujarnya.

Disimpan di Gudang Instalasi Farmasi Dinkes Batam

Vaksin AstraZeneca 60.000 dosis yang diterima dari Pemerintah Singapura, Rabu (29/9/2021) akan disimpan di Gudang Instalasi Farmasi milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam.

Selanjutnya akan diperiksa oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Sekarang BPOM sedang melakukan pemeriksaan. Setelah di cek kita simpan. Expire datenya kan sampai Desember," ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yusfa Hendri, Rabu (29/9/2021).

Yusfa optimis sebelum September 60.000 vaksin AstraZeneca ini segera habis.

Sebab, biasanya dalam sehari pihaknya bisa memvaksin masyarakat hingga 6000 hingga 10 ribu orang.

"Mudah-mudahan 60 ribu vaksin bisa kita selesaikan," ujar Yusfa.

Sementara itu, untuk pendistribusiannya bisa juga bekerjasama dengan pihak ketiga.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved