Breaking News:

BINTAN TERKINI

Harga Pupuk Terus Naik, Petani Bintan Minta Alokasi Pupuk Subsidi Ditambah

Petani di Bintan minta alokasi pupuk subsidi untuk petani di Bintan ditambah. Sebab, saat ini harga pupuk terus naik dan cukup memberatkan petani.

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Seorang warga menunjukkan jagung ternak pakan yang sudah ditanam Surono di Kampung Sungai Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara. 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Surono, seorang petani Kampung Sungai Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Bintan berharap alokasi pupuk subsidi untuk petani di Bintan ditambah.

Pasalnya, saat ini harga pupuk terus naik, dan itu cukup memberatkan bagi dirinya yang kini sedang merintis menanam jagung pakan ternak.

"Harga pupuk yang terus naik yang membuat berat saat ini, kita berharap pemerintah bisa mengontrol harga pupuk sehingga tidak terus naik," katanya.

Surono merupakan petani pemula yang menanam jagung pakan ternak di Tanjung Uban.

Ia memanfaatkan lahan dengan menanam jagung pakan ternak.

"Awalnya coba-coba untuk menanam jagung pakan ternak karena belum pernah. Tapi karena hasilnya bagus saya kembali memanfaatkan lahan dengan menanam jagung," katanya.

Disinggung mendapatkan bibit darimana atau beli, Surono menyebutkan, bahwa bibit di dapatkannya dari seorang petani yang sebelumnya menerima bibit jagung dari pemerintah.

Baca juga: BINTAN Berhasil Nol Kasus Covid-19 Selama 2 Hari di Awal Oktober

Baca juga: Warga Bintan Belum Divaksin Covid-19 Bisa Datangi Puskemas dan RSUD

"Asal benih dari Pak Tukiman yang pernah menerima bibit jagung dari Pemerintah," terangnya.

Dari bibit jagung 5 kilogram ini dirinya manfaatkan 1/4 hektare lahan dengan menanam jagung pakan ternak dengan jarak sekitar 25 sentimeter.

"Ini jagung untuk pakan ternak, bukan jagung manis yang biasa dimakan," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved