CORONA KEPRI

Menurun Drastis, BTKLPP Batam Kini Terima 20 Sampel Tes PCR Per Hari

Kepala BTKLPP Batam, Budi Santosa mengungkapkan, akhir-akhir ini jumlah sampel cenderung menurun di angka rata-rata 10 sampai 20 sampel per hari

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNNEWS
Menurun Drastis, BTKLPP Batam Kini Terima 20 Sampel Tes PCR Per Hari. Foto Ilustrasi tes PCR 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sempat kewalahan menampung ribuan sampel swab PCR test dalam sehari, kini pemeriksaan di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam menjadi agak longgar dengan menurunnya penerimaan sampel.

Kepala BTKLPP Batam, Budi Santosa mengungkapkan, akhir-akhir ini jumlah sampel cenderung menurun di angka rata-rata 10 sampai 20 sampel per hari.

Penurunan jumlah rata-rata sampel PCR test ini terjadi pada periode bulan September hingga awal Oktober 2021.

"Jumlah sampel dari fasilitas kesehatan (faskes) menurun, saat ini rata-rata hanya 10 sampai 20 kasus per hari. Sampel itu ada yang datang dari Bintan dan Lingga, tapi mayoritas dari Batam," ujar Budi, ketika dihubungi pada Selasa (5/10/2021).

Padahal, BTKLPP Batam sempat menerima sampel hingga ribuan dalam sehari. Puncak penerimaan sampel terbanyak terdapat di bulan Juli 2021. Kemudian, di bulan September 2021 jumlah sampel menurun secara signifikan.

Meski demikian, Budi mengungkapkan bahwa jumlah sampel dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang dari luar negeri justru relatif stabil, yakni berkisar 800-an sampel dalam seminggu.

Baca juga: Target 1.000 Orang Per Hari, Pikori BP Batam Gelar Vaksinasi Massal untuk Umum

Baca juga: PPKM Kepri Turun Level, KKP Batam Petakan Aturan Perjalanan Naik Pesawat dan Kapal

Jumlah Sampel Swab Meningkat

Sebelumnya pada Juni 2021 lalu, kasus Covid-19 di Kepulauan Riau (Kepri) terus meningkat. Demikian pula jumlah sampel swab untuk diuji melalui PCR test kian bertambah.

Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam menjadi salah satu penerima dan penguji sampel swab terbanyak dari beberapa wilayah di Kepri maupun daerah lainnya.

Kepala BTKLPP Kelas I Batam, Budi Santosa, membenarkan saat ini jumlah sampel swab yang diterima pihaknya cenderung meningkat dibanding tahun 2020 lalu.

Di tahun sebelumnya, hingga akhir Desember 2020 lalu, jumlah total sampel covid-19 yang diperiksa BTKLPP Batam mencapai 58.856 sampel. Dibandingkan tahun ini, memasuki baru bulan kelima yaitu Mei 2021, sudah ada 41.739 sampel diperiksa.

"Dalam minggu ini rata-rata 600-an sampel per hari," ujar Budi ketika dihubungi Tribun Batam, Selasa (1/6/2021) siang.

Bahkan paling banyak, sampel yang masuk ke BTKLPP sempat menyentuh angka 1.000 lebih sampel, yaitu pada tanggal 26 dan 30 Mei 2021. Pada rentang waktu tersebut, angka kasus Covid-19, khususnya di Batam memang tercatat mengalami lonjakan.

Selama ini, BTKLPP Batam menerima sampel Covid-19 dengan tiga kriteria. Pertama sampel kategori urgent atau mendesak. Contohnya adalah sampel dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan sampel dari kasus meninggal dunia.

"Selain itu sampel dari pasien yang gejala kesehatannya memburuk, dan sampel ibu hamil yang hendak melahirkan juga tergolong mendesak. Target keluarnya hasil dalam waktu 1x24 jam," jelas Budi.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved