Sempat Turun, Kasus Covid-19 Singapura Naik Lagi
Grafik harian Covid-19 di Singapura belum tunjukkan tanda-tanda melandai. Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan 2.475 kasus baru dalam 24 jam.
SINGAPURA, TRIBUNBATAM.id - Grafik harian Covid-19 di Singapura belum menunjukkan tanda-tanda melandai. Meskipun sempat turun dalam dua hari terakhir, laporan terbaru, Senin (4/10/2021) malam, angka Covid kembali naik.
Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) mengumumkan 2.475 kasus baru dalam 24 jam terakhir.
Angka kematian harian juga meningkat menjadi delapan pasien, kemarin, demikian dilansir Channel news Asia, Senin malam.
Dari delapan pasien meninggal, empat pria Singapura dan empat wanita Singapura, seluruhnya berusia antara 60-94 tahun.
Tiga di antaranya belum divaksinasi.
Semuanya memiliki berbagai kondisi medis penyerta atau komorbid.
Dari kasus baru yang diumumkan, sebanyak 2.460 kasus merupakan transmisi lokal, terdiri dari 1.859 kasus di masyarakat dan 601 warga asrama atau dormitori.
Sebanyak 402 orang manula di atas usia 60 tahun.
Baca juga: Bantu 122.400 Dosis Vaksin untuk Kepri, Konsul Singapura Ungkap Progress Vaksin di Negaranya
Sedangkan 15 adalah kasus impor.
"Hingga saat ini, ada 1.355 pasien yang dirawat di rumah sakit, sebagian besar dalam keadaan sehat dan dalam pengawasan," kata MOH.
Sebanyak 226 pasien mengalami penyakit berat yang membutuhkan suplementasi oksigen, dan 35 dalam kondisi kritis di unit perawatan intensif (ICU).
Dari mereka yang jatuh sakit parah, 221 orang berusia di atas 60 tahun.
Selama 28 hari terakhir, persentase kasus lokal yang tidak menunjukkan gejala atau gejala ringan adalah 98,2 persen.
Pemerintah sedang "memantau dengan cermat" delapan klaster aktif. Changi Airport merupakan klaster baru yang ditambahkan ke daftar.
Sementara itu, beberapa negara jiran lainnya mulai menunjukkan kurva menurun, termasuk Malaysia dan Thailand.
Kasus Malaysia kemarin terus menurun hingga 8.000-an kasus dan kondisi ini sudah berlangsung tiga hari terakhir.
Begitu juga dengan Thailand yang menunjukkan penurunan kasus di bawah 10 ribu.
Sementara Indonesia menunjukkan pelandaian kasus yang lebgih signifikan. Kemarin, kasus harian sudah di bawah 1.000 kasus per hari. (*)
*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0808_singapura-1.jpg)