Jumat, 10 April 2026

CORONA KEPRI

Pedagang Pasar Mega Legenda Ikut Vaksinasi Massal Disperindag Batam

Sejumlah pedagang Pasar Mega Legenda dan Masyarakat setempat antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 secara massal di Pasar Mega Legenda Batam Center.

TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Sejumlah pedagang Pasar Mega Legenda dan Masyarakat setempat antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 secara massal di Pasar Mega Legenda Batam Center, Rabu (6/10/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah pedagang Pasar Mega Legenda dan Masyarakat setempat antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 secara massal di Pasar Mega Legenda Batam Center, Rabu (6/10/2021).

Kegiatan ini diadakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam bersama Puskesmas Baloi Permai dan PT PKP.

Vaksinasi massal ini diselenggarakan sejak pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Adapun jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac, AstraZeneca dan Moderna.

Total vaksin yang disediakan sebanyak 250 dosis. Masing-masing jenis vaksin, sebanyak 180 untuk dosis pertama dan 70 vaksin kedua.

"Hari ini kita melaksanakan vaksinasi massal khusus untuk pedagang Mega Legenda dan masyarakat setempat," ujar Kepala Bidang (Kabid) Pasar Disperindag Kota Batam, Zulkarnain.

Ia berharap bagi pedagang yang belum divaksin atau baru dosis pertama, bisa menggunakan kesempatan vaksin massal ini.

Lantaran pihaknya akan memfasilitasi vaksin pertama dan vaksin kedua apabila sudah waktunya.

Baca juga: BATAM Nol Kasus Covid-19 Baru, Tersisa 26 Pasien Jalani Perawatan

Baca juga: INCAR Emak-emak Berkalung Emas, TSS Ditembak Polisi, 16 Kali Menjambret di Batam

Sementara itu, perihal teknisnya proses pendaftaran, pedagang bisa langsung datang ke lokasi.

Pihaknya sengaja tidak membuka secara online karena sasarannya hanya pedagang.

"Kita tak membuka online. Siapa yang datang, first come first service," ujar Zulkarnain.

Pantauan Tribunbatam.id pedagang dan warga yang datang dicek satu persatu suhu tubuhnya. Kemudian mengambil nomor antrean dan diberikan formulir pendaftaran.

Mereka diberikan kursi untuk menunggu pemeriksaan kesehatan (screening) sembari mengisi formulir yang sudah disediakan oleh panitia.

Satu persatu warga dipanggil berdasarkan nomor urutnya.

"Suhu tubuhnya kalau sudah 37 derajat tidak diperbolehkan masuk. Di screening akan di cek tekanan darahnya dan riwayat penyakit yang didetita," katanya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved