Breaking News:

BATAM TERKINI

Wawako Batam Dorong Kartu Kendali BBM Digunakan Lagi, Tangani Pelangsir Minyak

Wawako Batam Amsakar Achmad minta kartu pengedali BBM digunakan lagi untuk mengatasi pelangsir minyak. Di kartu ini, pengendara dijatah 30 L per hari

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Dewi Haryati
ISTIMEWA
Wawako Batam Dorong Kartu Kendali BBM Digunakan Lagi, Tangani Pelangsir Minyak. Foto sejumlah jerigen premium yang berada di kendaraan pelangsir diamankan, Rabu (6/10/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Setelah kartu pengendali Bahan Bakar Minyak (BBM) atau Brizzi tidak diberlakukan lagi, para pelangsir mulai beraksi kembali dan cukup meresahkan.

Menyikapi kejadian ini, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mendorong agar kartu kendali BMM diberlakukan lagi di Batam. Hal ini untuk mengatasi persoalan para pelangsir BBM.

Menurutnya, cara itu dinilai tepat seperti yang pernah ia lakukan ketika menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Batam waktu itu.

“Dulu pernah saya buat kartu pengendali, seperti kartu Brizzi,” ujar Amsakar, Sabtu (9/10/2021).

Ia menjelaskan dengan kartu Brizzi tersebut, warga yang ingin mengisi BBM hanya diberikan kuota sebanyak 30 liter per hari. Jika seseorang tersebut nekat mengisi ke SPBU lain, maka akan ditolak.

“Hanya bisa diisi berdasarkan kuota, ada limitnya. Mobil-mobil pelangsir dimodifikasi bagian tangkinya, misalnya di satu SPBU mereka mengisi 20 liter, kemudian mereka pindah ke SPBU lain, begitu cara kerjanya,” jelasnya.

Dalam hal ini, ia meminta kepada Disperindag Batam untuk berkoordinasi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Karena saat ini kewenangan untuk pengambilan kebijakan mengenai bidang ESDM berada di provinsi.

Baca juga: Disperindag Batam Amankan 12 Kendaraan Pelangsir BBM Jenis Premium

Baca juga: Disperindag Kota Batam Kesulitan Tindak Pelangsir BBM Jenis Premium

"Lantaran fungsi dari Pemerintah Kota hanya memonitor saja, bukan mengontrol,” katanya.

Selain itu, Amsakar juga meminta agar Disperindag melakukan koordinasi dengan Pertamina.

Koordinasi yang dimaksud yaitu penghapusan premium, sebaiknya segera disampaikan kepada masyarakat. Program penghapusan premium ini untuk mendukung blue city.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved