Breaking News:

BINTAN TERKINI

TIAP RW di Bintan Bakal Terima Rp 30 Juta, Boleh untuk Beli Snack Gotong Royong

Pemkab Bintan akan meluncurkan program gerbang kampung dengan alokasi anggaran Rp 30 juta untuk setiap RW di desa-desa se-Kabupaten Bintan.

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/ALFANDI SIMAMORA
Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan, Pemkab Bintan akan meluncurkan program gerbang kampung dengan alokasi anggaran Rp 30 juta untuk setiap RW di desa-desa se-Kabupaten Bintan. 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan mengungkapkan, untuk memulai program gerbang kampung Pemkab Bintan akan meluncurkan anggaran Rp 30 juta untuk setiap rukun warga (RW) yang ada di desa-desa se-Kabupaten Bintan.

Hal ini merupakan janji awal kampanye Apri-Roby saat Pilkada lalu.

Namun, alokasi itu bisa saja bertambah setelah dilakukan evaluasi lagi pada akhir tahun.

"Program ini sudah mulai disosialisasikan kepada perangkat RT/RW sejak beberapa waktu terakhir," katanya.

Roby juga mengatakan, melalui program ini dirinya berharap program gerbang kampung ini bisa merangsang semangat warga kampung dalam membangun kampung-kampung yang ada di Bintan.

"Kita ingin membangun Kabupaten Bintan dari kampung-kampung. Dengan program Gerbang Kampung, kami berharap bisa menstimulus untuk menggerakkan semangat bapak-bapak dalam membangun kampung," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bintan, Ronny Kartika menuturkan, jika dari alokasi Rp 30 juta yang diberikan, para RW bisa memanfaatkan maksimal Rp 1 juta untuk satu kegiatan.

Baca juga: 5 Pasien Covid-19 di Natuna Sembuh, Pasien Baru Tambah 1 Orang

Baca juga: SMP Swasta Vidya Sasana Menangkan Lomba Video Kreatif Kodim 0317/TBK

Alasan kenapa nilainya kecil, hal ini untuk menghindari pemotongan pajak.

"Jadi kalau di bawah Rp 1 juta tidak kena pajak. Kita tak ingin, sudahlah sedikit (Rp 30 juta/kampung) nanti kena pajak pula," ungkapnya.

Ronny juga menjelaskan, uang Rp 1 juta yang digunakan harus dipertanggungjawabkan secara administrasi.

Seperti contoh kegiatan gotong royong yang biasa dilakukan warga kampung bisa memanfaatkan anggaran tersebut.

"Ya seperti untuk beli air, gorengan atau makanan buat warga yang bergotong royong. Nanti difoto dibuatkan SPj (Surat Pertanggungjawaban) untuk dilaporkan," jelasnya.

Ronny juga menambahkan, apabila masyarakat dan RW setempat ingin mengusulkan pembangunan yang membutuhkan biaya lebih dari Rp 1 juta bisa diusulkan melalui APBDes atau APBD.

Saat rapat itulah nanti uang yang Rp 1 juta bisa juga digunakan untuk ATK dan konsumsi rapat mungkin seperti itu," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved