Breaking News:

Wali Kota Rudi Minta Penerbangan Umrah Langsung Dari Batam

Wali Kota Batam HM Rudi sedang melobi agar penerbangan ibadah umrah bisa langsung dari Bandara Hang Nadim Batam

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Dewi Haryati
ISTIMEWA
Wali Kota Rudi Minta Penerbangan Umrah Langsung Dari Batam. Foto Wali Kota Batam, Muhammad Rudi 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Berbagai rencana sudah dibahas untuk pembukaan penerbangan internasional langsung dari Bandara Hang Nadim. Salah satunya soal ibadah umrah yang rencananya langsung dari Batam.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam sudah berkomunikasi dengan Pertamina, terkait penyediaan bahan bakar pesawat (avtur) pesawat. Ia berharap ada keringanan biaya bahan bakar ini, sehingga berangkat umrah dari Batam bisa lebih murah.

"Lagi didudukan semuanya. Apa pun itu kita uji coba saja semuanya. Karena sebentar lagi bandara sudah selesai dan lebih baik, termasuk untuk penerbangan ibadah umrah ini," ujar Rudi, Senin (11/10/2021).

Sementara itu, mengenai pembukaan jalur penerbangan internasional yang rencananya dilaksanakan di Bandara Internasional Hang Nadim masih menunggu dari pusat. Menurutnya untuk saat ini masih fokus terhadap penanganan Covid-19.

Salah satu strategi menyambut pembukaan wisatawan mancanegara (wisman) masuk ke Kepri khususnya melalui Batam, yakni menggencarkan vaksinasi Covid-19.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menargetkan vaksinasi Covid-19 hingga November 2021 mencapai 100 persen.

"Warga negara Singapura meminta warga Batam harus tervaksin semuanya. Untuk sekarang saya belum bisa menjamin," kata Rudi.

Baca juga: Arab Saudi Buka Pintu Jemaah Umrah Indonesia, Tak Penuhi Standar Kesehatan Karantina 5 Hari

Baca juga: Seorang Pemuda di Batam Tewas Dikeroyok saat Mabuk, Berawal Dari Saling Ejek

Oleh sebab itu, dari sebulan lalu pihaknya sudah menargetkan setiap Puskesmas di Batam mampu melayani 500 orang divaksin setiap harinya. Upaya ini agar mencapai vaksinasi 100 persen.

Diakuinya capaian vaksinasi Covid-19 untuk dosis 1 di Batam ini sudah mencapai 84 persen. Pihaknya terus berupaya agar capaian vaksinasi bisa 100 persen sebelum kunjungan wisman dibuka kembali.

Menurut Rudi, upaya untuk membuka kunjungan wisman ini tidak mudah. Banyak persyaratan yang harus dipenuhi salah satunya vaksinasi. Misalnya Kecamatan Nongsa yang dibuka sebagai pintu masuk untuk pertama kalinya. Tetapi kawasan Nongsa ini tak bisa dipisah dengan berbagai Kecamatan lainnya.

Artinya, kata Rudi, apabila vaksinasi tak tercapai 100 persen dalam waktu November mendatang, maka pembukaan pintu masuk wisman ini akan ditunda.

"Apabila ditunda, saya tak jadi masalah. Yang penting warga saya harus tervaksin 100 persen," katanya.

(tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved