Breaking News:

BATAM TERKINI

Antisipasi Kelangkaan Barang Efek Angin Utara, Disperindag Batam Panggil Distributor Sembako

Disperindag Kota Batam mulai mewaspadai kondisi angin utara yang berpotensi menurunkan jumlah stok bahan makanan pokok atau sembako di Batam.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam, Gustian Riau mengatakan, Disperindag Kota Batam mulai mewaspadai kondisi angin utara yang berpotensi menurunkan jumlah stok bahan makanan pokok atau sembako di Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam mulai mewaspadai kondisi angin utara yang berpotensi menurunkan jumlah stok bahan makanan pokok atau sembako di Batam.

Salah satu upaya antisipasi tersebut yakni dua bulan sebelum masa angin utara, Disperindag sering melakukan pengawasan terhadap bahan pokok yang masuk ke Kota Batam.
Melalui luar wilayah Kota Batam.

"Kita sudah panggil pihak distributor kita karena menyangkut kebutuhan barang pokok di Batam. Kami sudah silahturahmi juga dengan Bea Cukai yang baru di mana memprioritaskan kebutuhan barang pokok agar dimudahkan. Alhamdulillah terjawab oleh Bea Cukai Batam," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau, Rabu (13/10/2021).

Diakuinya memang ada sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga. Namun menurutnya kenaikan tersebut tidak terlalu berpengaruh.

Bahkan, lanjut dia, Kamis (14/10/2021) pihaknya kembali rapat dengan para distributor di Lim Kopi Batam Center.

Baca juga: Bandar Narkoba Kelas Internasional Ditangkap di Batam, Polisi Sita 2 Kg Sabu

Baca juga: BANYAK Korban Pilih Akhiri Hidup, Kapolri Perintahkan Polisi Sikat Habis Pinjol Ilegal

Sebelumnya diberitakan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, saat ini akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Provinsi Kepri.

Mengenai indikator kenaikan inflasi yang dipengaruhi oleh harga bahan pokok terutama hasil pertanian.

Hal serupa juga diakuinya sudah dilakukan, saat adanya kenaikan harga bahan pokok cabai di pasaran.

"Kita akan bahas lagi dengan Disperindag. Kemarin juga saat cabai naik, hal ini menjadi konsen kita dan Disperindag langsung menghubungi para pengusaha cabai yang ada di Sumatera dan Jawa," ujar Ansar saat ditemui di Graha Kepri, Senin (4/10/2021) lalu.

Ditanyakan mengenai solusi jangka panjang menekan angka inflasi tersebut, Ansar juga mengutarakan juga akan mendorong para petani lokal dalam mengembangkan sektor pertanian di wilayah Kepri.

Selain itu, salah satu pilihan lainnya adalah kemungkinan untuk membuka kembali kerjasama dengan para pengusaha di Jambi, yang sebelumnya pernah dilakukan oleh Pemprov Kepri.

"Kalau memang memungkinkan akan kita jalani kembali kerjasama dalam sektor suplai produk pangan. Tapi kita juga fokus untuk mendorong sektor pertanian di Kepri terlebih dahulu," katanya. (TRIBUNBATAM.id/ Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved