BATAM TERKINI

Bandar Narkoba Kelas Internasional Ditangkap di Batam, Polisi Sita 2 Kg Sabu

Satresnarkoba Polresta Barelang kembali mengungkap kasus sabu jaringan Internasional dan berhasil mengamankan seorang bandar narkoba di Batam.

Penulis: Eko Setiawan |
TRIBUNBATAM.id/Eko Setiawan
Satresnarkoba Polresta Barelang kembali mengungkap kasus sabu jaringan Internasional dan berhasil mengamankan seorang bandar narkoba di Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Satresnarkoba Polresta Barelang kembali mengungkap kasus sabu jaringan Internasional.

Tidak tanggung-tanggung dari dua orang yang ditangkap tersebut satu diantaranya seorang Bandar Narkoba.

Dua pelaku diketahui berinisial HN dan W. HN merupakan seorang Bandar dan W adalah orang yang mencari pembeli kemudian meminta kepada HN.

Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Lulik Febryansyah mengatakan, pengungkapan pelaku ini setelah adanya laporan masyarakat yang sudah resah dengan adanya aktifitas terlarang di sana.

"Adanya laporan masyarakat ini akhirnya kami melakukan penyelidikan dan menemukan rumah HN yang selama ini memang melakukan transaksi narkoba," sebut Lulik.

Dari hasil pemeriksaan diketahui, ternyata HN merupakan seorang Bandar Narkoba yang ada di Batam.

Tak heran, walaupun warga sekitar mengatakan HN tidak mempunyai pekerjaan tetap namun HN mempunyai harta yang berlimpah.

Mobil mewah dan sejumlah kavling di kawasan Tanjungbuntung Batam.

Dari tangan tersangka, Polisi mengamankan sebanyak 2,008 kg sabu.

Baca juga: BANYAK Korban Pilih Akhiri Hidup, Kapolri Perintahkan Polisi Sikat Habis Pinjol Ilegal

Baca juga: CARA Daftar Jadi Anggota Partai Keadilan Sejahtera, Cuma 5 Menit Langsung Dapat KTA

Sabu itu disimpan pelaku di dalam lemari yang ada di kamar tempat dia tidur.

"Kedua pelaku langsung kita tangkap dirumahnya. Saat itu kebetulan, kedua tersangka ini berada di rumahnya hendak melakukan transaksi," sebutnya.

Menurut Lulik, HN ini memang punya jaringan internasional. Pelaku bisa langsung meminta sabu ke Malaysia.

Bahkan bisnis mereka ini adalah bisnis kepercayaan.

Dikatakan Lulik, walaupun HN belum memberikan uang kepada V bandar di Malaysia, V bisa saja memberikan permintaan HN.

"Jadi kalau HN minta langsung ke Malaysia, kemudian diambil di Pelabuhan Tanjung Buntung. Jadi dia order dan ada yang mengantar ke Tanjung Buntung. Kurirnya ini masih dalam pencarian," sebut Lulik lagi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved