Minggu, 12 April 2026

KEPRI TERKINI

Gubernur Kepri Minta Agar Singapura Izinkan Warganya Masuk Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta kepada pemerintah Singapura agar memberikan akses masyarakat Singapura masuk ke Indonesia, khususnya Kepri.

Penulis: Yeni Hartati |
TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati
Vidcon Gubernur Kepri bersama Menteri Luar Negeri Singapura, di Rumah Dinas Bupati Karimun, Rabu (13/10/2021). 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepri Ansar Ahmad menggelar video conference bersama Wakil Menteri Bidang Luar Negeri dan Pendidikan Singapura Mohammad Malik di Rumah Dinas Bupati Karimun.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta kepada pemerintah Singapura agar memberikan akses masyarakat Singapura masuk ke Indonesia, khususnya ke wilayah Kepri

Hal ini mengingat Singapura merupakan negara yang berdekatan langsung dengan Kepulauan Riau.

Diketahui, selama ini hubungan kerjasama antara kedua negara keduanya juga sudah berjalan baik dalam banyak hal, terutama dalam dunia pariwisata.

Permintaan Gubernur ini berkaitan erat dengan rencana program travel bubble di wilayah Kepri, terutama untuk objek wisata yang ada di Batam dan Bintan. 

Yakni di kawasan wisata Bintan Resort di Lagoi, Bintan dan di Nongsa Marina di Kota Batam.  

"Presiden RI segera membuka travel bubble untuk Bali, Batam dan Bintan. Dan untuk pembukaan travel bubble itu, Kepri sudah mempersiapkan diri semua persyaratan yang dibutuhkan, termasuk konsep karantina wilayah di Batam dan Bintan," kata Ansar.

Harapan Gubernur kepada Menteri Singapura tersebut agar Indonesia dapat menjadi pembahasan pemerintah Singapura dalam membuka travel bubble atau kunjungan wisatawan mancanegara.

Dalam vidcon tersebut, pihaknya tidak hanya membahas akan membukanya travel bubble atau kunjungan wisatawan mancanegara.

Namun Ansar juga memberikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Singapura.

Gubernur memberikan ucapan terimakasih atas bantuan yang sudah diberikan oleh Pemerintah Singapura berupa dosis vaksin AstraZeneca yang cukup membantu mempercepat pencapaian target vaksinasi di Kepri.

Permintaan Gubernur kepada Pemerintah Singapura terkait pembukaan akses wisman ini juga didasari  dengan dukungan data dan fakta di lapangan.

Dimana capaian assesment yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan RI bahwa per hari angka Positive Rate di Kepri telah mencapai 0,3 persen.

Sementara, Bed Occupancy Rate (BOR) di angka 3.01 persen, serta konfirmasi kasus harian di Kepri juga sudah diangka 1 digit. 

Secara tracing rata-rata 20 orang dari 1 orang yang terkonfirmasi postif COVID-19. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved