Jumat, 17 April 2026

NATUNA TERKINI

Listrik di Natuna Kerap Padam Jelang Maghrib, Apa Kata PLN?

Beban puncak listrik yang terjadi di Natuna akibat satu mesin pembangkit listrik yang masih dalam pemeliharaan.

TribunBatam.id/Istimewa
Teknisi PLN mengecek kondisi salah satu mesin pembangkit listrik di Natuna. PLN mengungkap alasan sering terjadinya pemadaman listrik, khususnya di Ranai. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Warga Natuna Kepri dibuat resah dengan pelayanan listrik PLN.

Listrik di kabupaten terdepan di Kepri itu kerap padam jelang Maghrib.

Warga pun mempertanyakan kinerja PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik di sana.

Manajer ULP PLN Natuna, Boni Sofianto mengatakan, pemadaman listrik terjadi saat terjadi beban puncak yang berlangsung saat sore hari.

Dimana aktifitas untuk penerangan lampu mulai diaktifkan.

Ia mencontohkan kondisi tadi malam, beban puncak 7.400 kW.

Sementara kemampuan 7.150 kW atau terjadi defisit 250 kW," kata Boni kepada TribunBatam.id, Jumat (15/10/2021).

Baca juga: Praktis Tanpa Ribet, Begini Cara Beli Token Pulsa Listrik PLN di ATM BCA hingga BNI

Baca juga: CEK Cara Mudah Mengisi Token Listrik PLN via ATM Mandiri, BCA, BNI, BRI, Bank NISP, dan Bukopin

PLN tak mengelak defisit listrik terjadi akibat satu mesin pembangkit menjalani pemeliharaan.

Untuk daya mampu mesin Ranai 7.800 kW.

Sementara kondisi sekarang ada pemeliharaan 1 unit mesin yang sudah berjalan 1 bulan.

Dengan beban normal Ranai tidak ada padam.

Rata rata beban normal sistem ranai 6,900-7,100 kw, terpantau 3 hari ini beban naik.

"Oleh sebab itu, tidak hanya jelang sore hari mencapai puncak beban.

Namun pada subuh hari juga demikian, aliran listrik padam," ungkapnya.

Terkait adanya kerusakan 1 mesin PLN rusak, Boni menjelaskan pihaknya sedang berusaha memperbaiki dan mengestimasikan waktu 2 pekan ke depan mesin pembangkit PLN sudah selesai perbaiki.

Boni menjelaskan progress saat ini menunggu kalibrasi komponen mesin di Surabaya yang estimasi selesai kalibrasi pada pekan ini dan dilanjutkan ekspedisi ke Ranai via Tanjung Pinang.

"Setelah material sampai di Ranai kami lanjut pemasangan dan pengetesan.

Kami berharap tidak ada kendala lain lagi dalam pekerjaan.

Estimasi pekerjaan mudah-mudahan bisa di selesaikan dalam 2 minggu," harapnya.

Di sisi lain, Boni juga menjelaskan terkait cuaca ekstrem panas di wilayah kota Ranai mengakibatkan kendala pada mesin PLN.

Baca juga: PT Octagon Serahkan 2 Mesin Tempel Listrik Berbasis Baterai di Belakangpadang Batam

Baca juga: Warga Lingga Datangi Kantor PLN, Buntut Pemadaman Listrik Tak Kunjung Usai

Sehingga pihak PLN membuat surat edaran untuk listrik padam bergilir di wilayah kota Ranai.

"Sebenarnya di surat sudah kami jelaskan kendala saat ini, efek cuaca (ambient udara) berpengaruh pada operasi mesin, berpengaruh di temperatur mesin," terangnya.

Terakhir, selaku Maneger ULP PLN Natuna, Boni Sofianto meminta maaf kepada para pelanggan PLN Natuna atas adanya pemadaman bergilir di saat puncak beban berlangsung di sore hari.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat, agar mengurangi, menghemat dan mematikan pemakaian listrik yang sekiranya tidak perlu dinyalakan.

PEMADAMAN Listrik di Anambas

Warga Anambas, Kepri sebelumnya diminta untuk bersabar.

Itu setelah PLN terpaksa melakukan pemadaman listrik di sejumlah lokasi hari ini, Selasa (12/10/2021).

Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Anambas, Hendrico pun meminta maaf kepada pelanggan agar bersabar selama proses perbaikan listrik saat ini.

Langkah pemadaman listrik di Anambas terjadi karena gangguan kebocoran pipa oil cooler pada mesin MTU unit 3 di PLTD Pasir Manang pada pukul 04.25 WIB.

"Kondisi ini yang menyebabkan pemadaman listrik total di beberapa lokasi," ungkap Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Anambas, Hendrico.

Baca juga: bright PLN Batam Sambut Baik Uji Coba Motor Tempel Listrik Nelayan

Baca juga: Warga Lingga Datangi Kantor PLN, Buntut Pemadaman Listrik Tak Kunjung Usai

Hendrico menambahkan, pemadaman listrik di beberapa lokasi ini dilakukan agar tidak terjadi pemadaman listrik total.

Hendrico mengatakan beberapa lokasi yang terjadi pemadaman listrik yakni Batu Tambun, Rintis, Arung Hijau, Air Bini dan sekitarnya.

Selanjutnya di trafo kampung baru dan trafo Tarempa Beach

"Saat ini petugas PLN sedang melakukan perbaikan mesin tersebut, mohon doanya agar perbaikan mesin yang terganggu dapat segera normal dan beroperasi.

Kami minta maaf atas ketidaknyamanannya," kata Hendrico.(TribunBatam.id/Muhammad Ilham/Rahma Tika)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Natuna

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved