Breaking News:

KEPRI TERKINI

WUJUDKAN Kepri Terang, Kini Aliran Listrik Sudah Masuk Desa di Karimun

Gubernur Kepri Ansar Ahmad ingin segera menuntaskan program kerjanya mewujudkan Kepri terang dengan meresmikan aliran listrik masuk desa di Karimun.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Gubernur Kepri Ansar Ahmad ingin segera menuntaskan program kerjanya mewujudkan Kepri terang dengan meresmikan aliran listrik masuk desa di Karimun. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad ingin segera menuntaskan program kerjanya untuk mewujudkan Kepri terang.

Hal itu diwujudkan saat meresmikan program aliran listrik masuk desa di Desa Tulang, Karimun. 

Gubernur mengatakan, jika Pemprov Kepri bersama PLN UP3 cabang Tanjungpinang berkomitmen untuk mengalirkan listrik ke seluruh desa di Kepri sehingga masyarakat Kepri bisa setara dalam menikmati aliran listrik. 

"Kepri Terang ini menjadi target yang terus kita kejar, tahun ini kita menargetkan 15 desa bisa masuk listrik, sementara 12 desa sudah dialiri listrik di bulan Oktober, sisa 3 desa kita selesaikan sampai akhir Desember nanti," terang Gubernur Kepri, Jumat (15/10/2021). 

Dijelaskan pula oleh Gubernur jika penyambungan listrik desa ini menggunakan APBD Kepri dan merupakan salah satu usulan dari anggota DPRD Kepri Dapil Karimun. 

Pemprov Kepri telah menganggarkan sebanyak 795 rumah yang akan dialiri listrik pada tahun ini, dengan jumlah rumah yang terbanyak ada di Kabupaten Karimun, yakni sebanyak 610 rumah. 

Sebelumnya ini, masyarakat Desa Tulang dilaporkan secara swadaya mengalirkan listrik ke desa mereka, hal ini sangat membebani masyarakat karena mahalnya biaya penyambungan dan pemakaian listrik.

Baca juga: HARI Ini, Jumat 15 Oktober 2021, Ada 14 Lokasi Vaksinasi di Tanjungpinang

Baca juga: JADWAL Kapal Ferry dari Tanjungpinang ke Batam, Dumai hingga Jambi, Jumat 15 Oktober 2021

Untuk tahap awal, karena keterbatasan sumber daya, maka listrik yang dialirkan hanya selama 12 jam.

Namun Gubernur meminta secara khusus agar ditambah lagi dua jam sehingga menjadi 14 jam.

"Kalau 14  jam itu cukup untuk masyarakat beraktivitas dari malam sampai pagi hari, bila perlu saya siapkan surat gubernur agar bisa dialirkan sampai 14 jam," pinta Gubernur. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved