Breaking News:

Setelah Bali, Gempa Bumi Guncang Kota Pagaralam Hingga 2 Kali

Gempa yang terjadi di Pagaralam, Sumatra Selatan diketahui pernah terjadi pada Agustus 2021.

ist
Kota Pagaralam diguncang gempa, Sabtu (16/10/2021). Kejadian alam ini sebelumnya terjadi pada Agustus 2021. foto ilustrasi gempa bumi. 

Hingga pukul 07.30 WIB pagi ini, hasil monitoring BMKG menunjukkan ada 3 aktivitas gempa susulan atau aftershock.

Masing-masing dengan magnitudo M 3,8 yang dirasakan di Karangasem dengan intensitas III MMI, serta M 2,7 dan M 1,7.

Sehingga, peta tingkat guncangan (shace map) gempa susulan (aftershock) menunjukkan magnitudo 3,8 yang terjadi pukul 04.22 Wita menggambarkan sebaran guncangan mencakup Kabupaten Karangasem, Bangli, Gianyar, Buleleng, Badung, Denpasar, dan Tabanan.

Daryono mengatakan, antara kejadian gempa utama dan gempa susulan hanya berselang singkat sekitar 4 menit.
"Saking kuatnya guncangan gempa banyak warga yang terbangun dari tidur dan lari berhamburan ke luar rumah," kata dia.

4. Dampak Kerusakan Gempa Karangasem

Gempa Karangasem pagi ini menimbulkan kerusakan bangunan di berbagai tempat di Kabupaten Karangasem dan sekitarnya.

Dampak ikutan yang dipicu gempa Bali ini dilaporkan menyebabkan korban jiwa akibat tertimbun tanah longsor di Desa Trunyan, Kintamani.

Satu orang dikabarkan meninggal dunia akibat tertimpa runtuhan bangunan.

5. Dampak Ikutan Gempa Karangasem

Gempa Rendang Karangasem ini, kata Daryono, tidak hanya berdampak menimbulkan kerusakan bangunan rumah, tetapi gempa juga memicu dampak ikutan lainnya (collateral hazard).

Baca juga: Warga Natuna Gempar, Puncak Gunung Ranai Longsor, Camat Sempat Kira Suara Guntur

Baca juga: Kisah Soekarno Perkenalkan Ideologi Pancasila ke Dunia, Gemparkan Sidang Umum PBB

Di antaranya seperti longsoran (landslide) dan runtuhan batu (rockfall) di beberapa tempat.

Di kawasan pegunungan yang terdapat perbukitan dan tebing curam, dampak ikutan gempa Bali yang kuat berupa longsoran dan runtuhan batu lazim terjadi.

"Sehingga, efek topografi semacam ini patut diwaspadai saat dan pasca gempa," tegasnya.

6. Sejarah Gempa Besar Karangasem

Pusat gempa Karangasem pagi ini terletak di zona gempa swarm Kompek Gunung Agung dan Gunung Batur, lokasi gempa yang sama pernah terjadi pada tahun 2017.

Gempa swarm yang terjadi pada bulan September-Oktober 2017 memiliki magnitudo terbesar M 4,2.

Selanjutnya, sejarah gempa Bali juga mencatat, pada 8 November 2017, terjadi gempa Bali paling kuat dengan magnitudo M 4,9 yang juga menimbulkan kerusakan ringan.(TribunBatam.id) (Sripoku.com/Wawan Septiawan) (Kompas.com/Ellyvon Pranita)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Gempa

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved