Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Banyak Proyek Batal karena Lahan Jadi Hutan Lindung, Pansus DPRD Karimun Temui Gubernur

Ketua Pansus Hutan Lindung DPRD Karimun, Nyimas Novi Ujiani mengatakan cukup banyak proyek pemerintah yang batal dilaksanakan karena masalah lahan.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Kunjungan Pansus DPRD Kabupaten Karimun beberapa waktu lalu, saat menemui Gubernur Kepri 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - DPRD Kabupaten Karimun membentuk Panitia Khusus (Pansus) terkait permasalahan yang menjadi hutan lindung.

Ketua Pansus Hutan Lindung DPRD Karimun, Nyimas Novi Ujiani mengatakan cukup banyak proyek pemerintah yang batal dilaksanakan.

Tentunya ini dikarenakan lahan masyarakat dan fasilitas umum berubah status jadi hutan lindung.

Akibat dari penetapan kawasan hutan dan izin konsesi, berbagai program kegiatan pembangunan tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

"Seperti program pembangunan sekolah, rehab Mushola dan Masjid, pembangunan saluran air, pemasangan pipa air bersih, semensasi jalan," kata Nyimas

Hal itu disampaikan saat reses atau musrenbang, yang gagal terlaksana karena dianggap telah ditetapkan sebagai kawasan hutan.

Dengan begitu, Pansus Hutan Lindung DPRD Karimun bertemu langsung dengan Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.

Diketahui, pansus menjembatani suara rakyat yang menghadapi masalah, karena kawasan pemukiman mereka ditetapkan sebagai kawasan hutan berdasarkan SK 76/2015.

Hal itu juga, serta adanya izin konsesi pertambangan salah satu perusahaan granit di Karimun.

Baca juga: Batam Nihil Kasus Baru Covid-19 Tiga Hari Berturut hingga 7 Kecamatan Zona Hijau

Baca juga: JIKA Tak Kembalikan Mobil Dinas Setelah Pensiun, PNS Bintan Terancam Pasal Korupsi

Dari hasil kerja pansus, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Karimun tahun 2021 hingga 2041, ketika melakukan pembahasan didatangi dan didemo oleh masyarakat Kecamatan Meral Barat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved