Breaking News:

CORONA KEPRI

Termasuk Batam, Ansar Sebut Dua Bandara di Kepri Siap Sambut Travel Bubble

Gubernur Kepri Ansar Ahmad sebut Bandara Hang Nadim Batam dan Bandara RHF Tanjungpinang siap sambut travel bubble. Saat ini persiapan masih dilakukan

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Endra Kaputra
Termasuk Batam, Ansar Sebut Dua Bandara di Kepri Siap Sambut Travel Bubble. Foto Gubernur Kepri Ansar Ahmad 

KADISPAR Kepri Soal Travel Bubble

Nasib travel bubble di Kepri sebelumnya masih terus dibahas.

Dua daerah di Kepri, Batam dan Bintan sebelumnya ditetapkan Pemerintah Pusat sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara saat pandemi covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kepri, Buralimar tak mengelak jika wacana travel bubble tersebut masih terus dibahas.

Ia berharap agar pembahasan tersebut sudah mendapatkan hasil dalam minggu ini.

"Karena Border juga akan segera dibuka. Kami memang mencalonkan Batam dan Bintan.

Hanya secara kesiapan memang lebih siap Lagoi," ujarnya saat ditemui TribunBatam.id di Sukajadi, Rabu (13/10/2021) malam.

Buralimar tak ambil pusing ketika disinggung mengenai kepala daerah yang meminta untuk menunda wacana ini.

Menurutnya, open border untuk wisman Singapura ataupun Malaysia ke Kepri bisa dilakukan secara perlahan.

Baca juga: Ratusan WN Vietnam Eks ABK Kapal Ikan Dideportasi Lewat Bandara Hang Nadim Batam

Baca juga: SELAMA 3 Hari, 10.892 Penumpang Terbang dari Bandara Hang Nadim Batam

Apalagi sejak awal, lanjut dia, pihaknya juga sudah mengusulkan Nongsa dan Lagoi menjadi pilot project wacana ini.

"Pada prinsipnya semua siap. Bahkan, pintu yang memang sebetulnya wajib dibuka adalah Singapura dan Malaysia.

Selama ini, kedua negara tersebut menjadi pintu turis mancanegara masuk ke Kepri," tambahnya lagi.

Tapi, ia juga memahami kekhawatiran Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk menunda open border untuk wisman.

Dengan alasan terjadinya pelonjakan kasus Covid-19.

"Tapi kalau Batam belum siap, Lagoi bisa lebih dulu," tegasnya.

Di satu sisi, sektor pariwisata di Kepri, khususnya Batam ikut terdampak selama pandemi Covid-19 melanda.

Sehingga hal ini ikut memberikan imbas ke seluruh sektor penunjang pariwisata seperti hotel, restoran, dan mal.

"Sektor pariwisata harus bangkit. Salah satunya dengan mengharapkan wisman dan saya sudah bertemu dengan hampir seluruh pelaku pariwisata.

Mereka tetap mengharapkan border Singapura tetap dibuka dan tidak ada penundaan," katanya lagi.

Baca juga: Jelang Travel Bubble, Stok Avtur di Batam Aman Buat 40 Hari

Baca juga: Kadispar Kepri Akui Kebijakan Karantina bagi Wisman Bisa Hambat Travel Bubble Batam Bintan

Tapi ke depan, Dispar Provinsi Kepri juga merencanakan program jangka panjang untuk memaksimalkan charter flight.

Seperti penerbangan dari Korea, Jepang atau Tiongkok.

Di mana, Dispar Kepri berharap para turis bisa menjadi pendukung program sport tourism di Kepri. Salah satunya olahraga golf.

"Peluang dari Kemenko Perekonomian ada.

Kami juga akan membuat sejumlah event berskala lokal. Ini bertujuan untuk menggairahkan ekonomi," pungkasnya.(TribunBatam.id/Endra Kaputra/Roma Uly Sianturi/Ichwan Nur Fadillah)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved