Senin, 20 April 2026

Cara Ampuh agar Tetangga Tak Lagi Parkir Mobil Sembarang di Depan Rumah

Lazim terjadi di kompleks atau gang jalan mungkin Anda pernah merasakan tetangga yang seenaknya memarkirkan kendaraannya tepat di depan rumah Anda...

Tribun Timur
Cara Ampuh agar Tetangga Tak Lagi Parkir Mobil Sembarang di Depan Rumah. Foto ilustrasi mobil sedan Mercedes yang parkir sembarangan dilindas barracuda 

Kemudian dipertegas di Pasal 28 Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan (PP Jalan) yang menyebutkan, setiap orang dilarang memanfaatkan ruang jalan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan.

Maksud dari "terganggunya fungsi jalan" adalah berkurangnya kapasitas jalan dan kecepatan lalu lintas antara lain menumpuk barang/benda/material di bahu jalan, berjualan di badan jalan, parkir dan berhenti untuk keperluan lain selain kendaraan dalam keadaan darurat.

Lantas apa yang mesti dilakukan jika ada mobil tetangga yang menghalangi keluar masuk mobil kita ke garasi?

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, jika ada pemilik kendaraan mengalami hal tersebut sebaiknya melapor ke ketua Rukun Tetangga (RT) maupun ketua Rukun Warga (RW).

"Silakan dilaporkan ke pengurus perumahan atau RT/RW terlebih dahulu untuk diselesaikan kekeluargaan," ucap Sambodo dikutip dari Kompas.

Petugas kepolisian baru akan melakukan razia terhadap parkir liar jika sudah menerima pelaporan dari (RT/RW), dalam artian hal tersebut tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, setiap mobil yang parkir di kompleks atau perumahan yang jalannya sudah diserahkan ke daerah, lalu menjadi umum akan dilakukan penindakan karena secara tidak langsung mengganggu pengguna jalan.

"Bila memang yang bersangkutan parkir di badan jalan dan tidak sesuai aturan, maka mobil akan kita derek.

Setelah diderek, pemilik wajib mengambil dengan denda retribusi per hari sebesar Rp 500.000.

Kalau tidak langsung diambil otomatis akan terakumulasi terus," kata dia.

.

.

.

(*/ TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved