Ibu Muda di Klaten Tewas Diracun, Sempat Minum Air Dingin di Kulkas, Ini Kata Polisi
HDS, ibu muda di Desa Taji, Kalten diduga jadi korban pembunuhan. Ia tewas setelah minum air di kulkas.Belakangan diketahui air itu sudah diberi racun
Pelaku Sering Hina Korban
Pelaku pembunuhan HDS diduga kuat Sbn yang rumahnya bersebelahan dengan rumah korban.
Menurut saudara korban, Eko Susanto (32), pelaku sering menghina korban dengan bahasa tak pantas, sehingga suami tak terima.
Pelaku menurut dia, sering memaki korban dengan kata-kata yang jorok.
"Pelaku menghina korban dengan kata 'lonte', suaminya tak terima," kata Eko, kepada TribunSolo.com, Selasa (2/11/2021).
Eko mengatakan pelaku memiliki sifat yang tidak bisa dimengerti.
"Orangnya, songong, kadang saya kurang paham sama dilakukan pelaku yang kadang di luar batas," ujar Eko.
Dia menambahkan, pelaku berprofesi sebagai sopir truk dump, terlebih selama ini hubungan pelaku dengan istri pelaku sudah tak harmonis.
"Pelaku dan istri saat ini sudah pisah ranjang," kata dia.
Sementara itu, Camat Juwiring Joko Herlambang mengatakan kasus ini berawal dari tidak harmonisnya antar keluarga.
Ia mengungkapkan kasus ini merupakan hal yang sadis dan terencanakan.
"Kalau ada masalah bisa dilakukan secara kekeluargaan, jangan timbul dendam kemudian hari," ucap dia.
Herlambang mengatakan peristiwa ini bisa menjadi pembelajaraan bagi semua masyarakat terkait pentingnya penyelesaian secara kekeluargaan.
Ia berharap tidak kasus ini tidak terjadi kembali.
"Kami turut berbelasungkawa atas kasus yang terjadi dan, semoga ini tidak kembali terjadi di kemudian hari," harapnya. (tribunSolo.com/Mardon Widiyanto)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Inilah Sosok Pembunuh Ibu Muda di Klaten Pakai Racun : Sering Hina Korban, Sehari-hari Sopir Truk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-mayat_20161227_131147.jpg)