Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

3 Hari ke Depan, Wilayah Pulau Bintan Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang

BMKG Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri)

TRIBUNBATAM.id/SON
ILUSTRASI INFO CUACA HARI INI 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan. 

Analisis dinamika, suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 02 November 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 30 - 31°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat positif yang bernilai antara 0.5 s.d. 2.0°C.

Indeks ENSO terupdate masih bernilai 0.96 dan dalam kondisi La Nina lemah, sehingga secara umum dapat memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia.

Diprakirakan kondisi La Nina Lemah - Moderate akan berlangsung hingga Maret - Mei 2022.

"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate juga masih bernilai -0.69 dalam kondisi negatif. Diprakirakan kondisi negatif cenderung netral hingga Dasarian I November 2021. Kondisi tersebut cukup berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian barat," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Kahlid Fikri Nugraha Isnoor, Kamis (4/11/2021).

Ia menyebutkan, analisis per tanggal 02 November 2021 menunjukkan MJO berada dalam kondisi netral, sehingga tidak ada pengaruh terhadap peningkatan distribusi awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Indonesia, termasuk wilayah Kepulauan Riau.

"Aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi masih didominasi angin timuran terutama di wilayah selatan ekuator. Terdapat pola siklonal di sekitar Barat Sumatera dan Maluku Utara. Pada November hingga Desember 2021, angin Monsun Asia mulai memasuki wilayah Indonesia bagian barat dan tengah. Kondisi tersebut diprediksi mendukung pembentukan awan di wilayah utara Indonesia," terangnya.

Baca juga: TRADISI Maulid Nabi Muhammad Digelar di Desa Mepar, Masuk Warisan Budaya Tak Benda

Baca juga: JUMLAH Kasus Aktif Covid-19 di Tanjungpinang 9 Orang, Tak Ada Tambahan Kasus Baru

Untuk prakiraan kelembapan udara lanjutnya, relatif (relative humidity) di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya hingga dasarian II November 2021 untuk lapisan permukaan, 850 mb, dan 700 mb umumnya berkisar antara 70 - 90%.

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan ringan - lebat secara tiba-tiba yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan Cumulonimbus," ungkapnya.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer menunjukan pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO) dan IOD belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Pulau Bintan. Sedangkan MJO tidak berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved